Laskarwongkito.com —Jangan lamo-lamo maen di sungai, agek ado antu banyu”. Kalimat itulah yang sering dipakai orang tua di daerah Sumatera Selatan, khususnya Palembang untuk menakuti anak-anak yang suka main di sungai.

Bentang alam kota Palembang memang dialiri oleh beberapa anak sungai yang bermuara kepada Sungai Musi. Mungkin itulah sebab yang membuat kota ini memiliki gambaran sosok misteri seperti Antu Banyu ini.

Meskipun kisah Antu Banyu ini telah menjadi cerita turun-temurun, namun hingga kini belum ada satupun ‘mahluk tak jelas’ ini yang tertangkap.

Meski demikian, sejumlah tuturan dari lisan ke lisan, menyebutkan beberapa orang pernah melihat langsung sosok Antu Banyu ini.

Beberapa ciri yang populer di antaranya, pertama, Antu Banyu ini memiliki rambut yang panjang, kedua rambutnya keras seperti satang (batang atau galah-red), ketiga suka mengincar anak-anak atau pendatang, keempat muncul ketika air Sungai Musi berwarna kecoklatan, kelima suka memakan ubun ubun kepala dan sumsum tulang belakang (Hiiy.. serem banget yak!).

hantu-air

(Sumber foto: bp.blogspot.com)

Menurut Sejarawan Palembang, Ali Hanafiah pada rumah di pinggiran Sungai Musi biasanya ada tangga kayu yang langsung mengarah ke sungai. Nah, seringkali di tangga tersebut ada lendir berwarna kehijauan di tangga tersebut. Menurut cerita yang beredar, hal itu merupakan siasat Aantu Banyu untuk menjebak orang agar terpeleset ke dalam sungai sementara si hantu sudah menunggu di bawah.

“Boleh percaya atau tidak, namun Hantu Banyu itu memang ada. Dari cerita warga yang melihat, bentuknya seperti manusia dan siamang, rambutnya panjang dan berlendir,” katanya, dalam suatu kesempatan.

Namun umumnya yang menjadi korbannya adalah para pendatang. Jika tidak ada pendatang baru, warga sekitar yang menjadi korbannya. Percaya atau tidak, namun setiap tahun sering ada korbannya.

Masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Musi biasanya akan waspada, jika Sungai Musi telah menunjukkan ‘gelagat aneh’nya, yakni sehari surut dan sehari pasang. Bergantian dalam beberapa hari. Biasanya, akan ada korban yang jatuh. Bahasanya, Antu Banyu sudah minta korban.

Banyak kasus kematian misterius di Sungai Musi, mulai dari tenggelam, terpeleset ataupun hanyut saat berenang dan memancing. Ciri dari korban Hantu Banyu sendiri adalah mayatnya akan timbul dari dalam sungai di mana tempatnya hilang saat 1-2 hari kemudian, dengan kondisi bagian ubun-ubun tengkorak kepala sudah berlubang.

Nah guys, di balik seramnya Antu Banyu ini, kalian boleh percaya atau tidak terhadap kebenarannya.  Namun tetaplah bijak dan waspada saat kita berada dan beraktivitas di Sungai Musi.

Bagaimanapun, mitos, cerita rakyat atau tutur lisan lainnya, seringkali “diciptakan” dengan maksud yang baik di baliknya. Itulah sebentuk kearifan lokal yang harus kita sikapi dengan baik. (red/dil)

RelatedPost