PALEMBANG —Antisipasi karhutla terus dilakukan jajaran Kodim 0402/OKI dalam melakukan langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan mempersiapkan personil di dekat titik rawan Karhutla, baik di Kabupaten OKI maupun OI.

Dandim 0402/ OKI. Letkol Inf Seprianizal, menyampaikan jika dibandingkan pada 2015 lalu, 2017 belum parah dan masih sangat kecil terjadi kebakaran, tapi itu bukanlah patokan, sehingga pada saat status awas dinaikkan menjadi siaga seluruh, maka semua elemen sudah secara intens melakukan pengawasan.

“Yang sudah aktif seperti Manggala Agni dengan timnya,  kemudian kita juga dari Kodim OKI membentuk posko dan kemudian lokasi kebakaran justru banyak di Ogan Ilir, untuk itu saya dudah bikin pos terpadu dengan melibatkan personil dan perlengkapan yang cukup banyak,”katanya, Rabu (09/08/2017).

Lebih lanjut ia menyampaikan, kalau mengentaskan atau menghentikan terjadinya kebakaran lahan dan hutan sampai saat ini tentunya belum bisa, namun eskalasinya yang bisa ditekan.

Upaya-upaya lain yang dilakukan adalah Satgas penegak hukum yang didalamnya ada POLRI dan sudah mulai melakukan kerjanya, setiap ada kejadian mereka menurunkan personil mengolah ke TKP guna mencari tersangka dan pelaku pembakar, karena secara overall hingga saat ini kebakaran yang terjadi itu akibat dibakar belum ada indikasi karena faktor alam.

“Karena kalau berbicara faktor alam saat ini kita belum masuk ke tahap puncaknya kemarau, dilahan masih ada airnya terutama dilahan gambut seperti di Pangkalan Lampam,” ucapnya.

Untuk jumlah personil yang tergabung dalam Satgas terpadu Kementerian LHK ada 24 orang personil, di Kodim 0402/OKI ada 25 orang yang membantu juga pemadaman, kemudian ada tim pencegahan yang melaksanakan patroli patroli, sama dengan Posko ajo ada 23 Orang.

“23 orang itu juga ada tim Penidak dan pencegahan, saya juga dilegalkan oleh Danrem dan Pangdam untuk tim pencegah yang melaksanakan patroli dibekali dengan senjata api dan dibekali dengan perintah tembak ditempat kalau ada pelaku yang melakukan perlawanan dan pembakaran,” tegasnya. (dil)

Artikel Terkait