Pendukung Laskar Wong Kito yang sudah hadir di stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Kamis (14/12) sore harus menelan kecewa. Pasalnya mereka sudah menunggu sekitar 1 jam namun punggawa laskar wong kito tidak kunjung tiba. Ternyata, sesi latihan SFC yang memang dijadwalkan digelar di stadion yang terletak di pusat kota ini mengalami perubahan. Teja Paku Alam dkk terpaksa menggelar latihan di stadion Atletik Jakabaring karena khawatir tidak akan tiba tepat waktu ke stadion Bumi Sriwijaya Palembang.
Sesuai program yang sudah disiapkan sebelumnya, para pemain memang harus terlebih dulu menggelar latihan fisik di fitness centre di kawasan Jakabaring Sport City. “Awalnya sesi latihan fisik digelar 1 jam hingga pukul 15.00 WIB dan langsung pindah ke stadion Bumi Sriwijaya, namun ternyata jalanan menuju Ampera cukup macet,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dihubungi Kamis (14/12) sore.
Adanya demo dukungan terhadap Palestina yang dilakukan sejumlah kelompok di kawasan Masjid Agung menjadi salah satu penyebab macet ini. “Tim pelatih tidak mau mengambil resiko terlambat sampai di stadion dan mengorbankan sesi latihan, namun untuk akhir pekan ini latihan dan game internal akan dilakukan di stadion Bumi Sriwijaya,” ungkapnya.
Namun meskipun mengalami pemindahan, para suporter SFC ternyata tetap hadir guna melihat secara langsung idolanya berlatih di stadion Atletik JSC. “Tadi memang sudah hadir di stadion Bumi, cukup kecewa juga karena batal disana tetapi sudah terlanjur keluar rumah maka tetap kami susul ke Jakabaring, saudara ingin berfoto dengan Konate Makan,” jelas Bembi, suporter Singa Mania yang datang dari KM 12 Palembang.

Artikel Terkait