Laskarwongkito.com-Angel Alfredo Vera akhirnya menjadi pelatih baru bagi tim Sriwijaya FC pasca dicopotnya Subangkit yang kembali ditugaskan untuk melatih SFC U19.  Alfredo Vera sendiri memulai kegiatan melatih tim Laskarwongkito Minggu (21/10/18) pagi untuk persiapan menghadapi PSIS Semarang .

Karena harus beradaptasi terlebih dahulu dengan tim, mantan pelatih Persebaya Surabaya ini tidak mau terlalu jauh berharap. Tapi tujuan utama yang ia harapkan tim Sriwijaya FC mampu meraih 3 poin pada laga yang akan datang.

“Saya baru lihat mungkin karena saya harus merubah semua, saya tidak tau seperti apa dulu, terutama adaptasi saya tidak bisa satu hari dapat menilai. saya cuma berharap mereka cepat dapat atasi apa yang saya minta, yang lebih siap adaptasi untuk main”, ungkapnya.

Terancam degradasi pada tim ini, Alfredo seolah tak ingin berpikir buruk tentang hal itu, ia hanya ingin terus memotivasi dan terus berusaha maksimal. Ia pun belum berani memberikan janji apapun terkait terancamnya SFC masuk degradasi.

“Saya tidak bisa janji apa-apa, saya cuma bisa kerja keras, karena itu saya datang kesini”, katanya.

Selama 9 pertandingan yang dipimpin oleh Subangkit, Sriwijaya FC hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan, satu imbang dan menelan enam kekalahan. Sambil beradaptasi dengan segala keterkaitan termasuk komposisi tim Sriwijaya FC saat ini.

 Pelatih dan mantan pemain sepakbola berkebangsaan Argentina ini, menyatakan satu strategi yang harus ia adopsikan kepada pemain Sriwijaya FC.

Menurutnya dalam permainan sepakbola, semua pemain dan tim harus memiliki kesolidan, tumbuh dengan kualitas terbaik pada masing-masing pemain merupakan strategi sederhana yang mendasar dan harus dimiliki setiap pemain.

“Saya Cuma punya satu strategi, untuk selalu berusaha keras, cepat bisa dapat bola, kerja kompak. Walaupun saya berbicara tentang strateg apapun, sepakbola itu permainan yang kita harus bikin yang lebih simple dan lebih kompak dan tidak lain itu semua dari pemain yang punya kualitas bermain baik. Semua kalau kita bocara kompetisi saja, semua bsia menang lawan semua, dengan sistem yang saya pakai, optimis bisa menang”, tutupnya. (red/win)

 

 

Artikel Terkait