Palembang- Mulai dari Lurah, Camat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Palembang nampak hadir lengkap mengikuti sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 diselenggarakan Pemkot Palembang di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jum’at malam (9/3).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin yang diminta memberikan arahan terkait persiapan Asian Games di Palembang. Hadir juga Pejabat Sementara Walikota Palembang, Akhmad Najib, Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI), Muddai Madang, panitia daerah Asian Games serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Palembang.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut baik digelarnya sosialisasi Asian Games bagi jajaran Pemerintah Kota Palembang itu. Diakuinya, masih banyak yang belum memahami dengan baik tujuan dan manfaat besar adanya Asian Games di Palembang.

Alex Noerdin mencontohkan seperti pembangunan Light Rail Transit (LRT), sangat disayangkan masih banyaknya masyarakat yang menanyakan dan belum mengetahui untuk apa fasilitas penunjang Asian Games tersebut dibangun. Padahal, dibalik itu semua terdapat manfaat luar biasa.

Alex menjelaskan, hasil studi menunjukan tahun 2020 Kota Palembang akan mengalami macet total. LRT sebagai transportasi masal yang menjadi solusi, disamping sebagai infrastruktur kebanggaan masyarakat Sumsel karena pertama di Indonesia.

Menurut Alex, adanya LRT membuat nilai kota Palembang menjadi mahal, kota yang ada LRT akan sangat berbeda dengan kota yang tidak ada LRT. Selain itu, dibangun bukan hanya untuk transportasi semata, melainkan infrastruktur yang mampu mengangkat derajat masyarakat menjadi lebih tinggi, masyarakat dipaksa untuk tertib dan teratur karena harus antre, kemudian memaksa masyarakat menjaga kebersihan dan kenyamanan.

“Jadi tolong sampaikan ke semua, bahwa LRT ini mendidik kita lebih maju dan melompat menjadi daerah yang terdepan. Ayo para Camat, Lurah, para OPD yakinlah kalau kita mau kita bisa,” ajaknya.

Alex Noerdin menambahkan, tahun 2018 menjadi beban berat bagi Kota Palembang karena Asian Games yang membawa bangsa Indonesia di mata dunia harus berjalan sukses dan lancar.

Alex menilai, sebagai tuan rumah Kota Palembang masih banyak yang harus di benahi, diantaranya masih berhamparan bangunan kumuh dan gubuk liar di sepanjang kota.

“Saya minta Walikota benahi seluruh gubuk liar yang ada di Palembang, apa lagi di sepanjang jalur menuju Jakabaring itu banyak sekali, coba dirapikan, mana yang jelek dibenahi, di cat lagi dan dibantu karena mereka itu penghuninya juga rakyat kita,” pinta Alex.

Lebih lanjut Gubernur juga menyoroti masalah kebersihan dan kelengkapan fasilitas publik di Kota Palembang yang diakuinya masih sangat kurang. “Coba dimana di Palembang ini ada publik toilet yang bersih, bukan yang di mall, restoran atau hotel, tapi yang memang publik toilet, belum ada kan,” ujarnya.

Padahal, kata Alex, setiap orang yang datang ke suatu kota dan berkunjung ke pusat keramaian pasti yang pertama dicari adalah publik toilet. Menurutnya, adanya kelengkapan fasilitas umum yang baik, terpelihara dan bersih dengan sendirinya orang akan memberikan penilaian yang baik terhadap kota itu.

“Untuk Asian Games kita sudah bangun di Jakabaring 30 publik toilet standar internasional, saya harapkan Kota Palembang juga bisa membangun publik toilet seperti di Jakabaring, utamakan dulu dipusat keramaian dan tempat wisata. Jadi tolong pak Najib ya, serius untuk yang satu ini,” tegas Alex kepada PJS Walikota Palembang.

Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin juga sempat menyampaikan harapannya kepada pihak kepolisian agar dapat menindak tegas oknum yang melakukan perusakan dan mencoret- coret fasilitas umum di Kota Palembang.

“Yang corat coret pak polisi tolong tangkap, bayangkan ratusan tiang LRT itu kalau di coret-coret dengan nama geng yang gak jelas. Tangkap dan suruh orang tuanya mengecat ulang pake duit sendiri biar mereka jera,” pinta Alex.

Sementara itu, PJS Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, sosialisasi Asian Games bagi seluruh jajaran Pemkot Palembang sengaja digelar karena masih banyak yang belum mengetahui dengan baik apa itu Asian Games, apa tujuan dan manfaatnya.

Dengan demikian, seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang diharapkan dapat benar-benar memahami tentang event akbar itu melalui arahan dan pemahaman yang disampaikan langsung Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

“Saya mendapati masih banyak yang membuat spanduk dan baleho yang salah, menuliskan Asean Games, padahal yang benar Asian Games, mungkin saking semangatnya,” kata Najib.

Lanjut Walikota, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan menyambut Asian Games 18 Agustus mendatang, diantaranya mengajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat Palembang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sampaikan ke bapak Gubernur bahwa kami siap mendukung dan mensukseskan Asian Games, tentu bersamaan dengan arahan bapak Gubernur kami akan terus berbenah,” pungkasnya.

Artikel Terkait