PALEMBANG – Sebanyak 72 atlet pelatihan daerah (pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar September nanti ikuti tes fisik di Stadion Atletik, Jakabaring Sport City, 2-4 Juni. Atlet tersebut berasal dari tujuh cabang olahraga (cabor). Masing-masing Anggar, Catur, Boling, Dayung, Angkat Besi, dan Polo Air.

Adapun materi tes meliputi, VO2Max, flexsibiliti, speed, agility, balance, power atau tungkai dan streng. “Ya, ini merupakan tes fisik kedua. Sebelumnya telah kami lakukan Januari lalu,” kata Syamsul Ramel anggota bidang pembinaan prestasi (Binpres) KONI Provinsi Sumsel, usai tes fisik.

Pelatda PON dihuni 228 atlet. Sisanya akan dilaksanakan sesuai dengan kesiapan masing-masing cabor. “Jadi jadwalnyo flexsibel. Ya, kalau atlet latihan pagi akan dilaksanakan sore dan sebaliknya. Target kita seluruh atlet mengikuti tes maksimal Sabtu (4/6). Kecuali yang diluar Sumsel kita hanya minta data perkembangan atlet,” tambah dia.

Wakil Dan Satgas sekaligus Kadispora Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo, Selasa (31/5) mengatakan tes fisik merupakan yang kedua setelah sebelumnya telah dilaksanakan yang pertama pada 27 Februari yang lalu. Untuk yang kedua ini tentu hasilnya harus lebih meningkat lagi sesuai dengan krtiteria cabor.

“Jika hasil tes fisik yeng pertama sekitar 60 persen, paling tidak untuk hasil yang kedua kali ini harus meningkat sampai 80 persen. Dan hasil tersebut nantinya harus segera disampaikan ke masing-masing pelatih dan cabor,” kata Yusuf.

Ditambahkan Yusuf, untuk tes fisik atlet harus betul-betul signifikan dan terukur sesuai dengan pembagian masing-masing cabor. Kemudian untuk menghadapi bulan ramadhan, diharapkan latihan tetap berjalan sesuai program masing-masing cabor.

“Bulan puasa latihan tetap berjalan, hanya saja intensitasnya yang dikurangi sampai 10 persen. Kemudian untuk tes fisik yang ketiga nantinya sudah harus 80 persen,” jelasnya.

RelatedPost