PALEMBANG — Untuk mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki sifat jujur serta membiasakan budaya tekun belajar dan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, pemerintah akan menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ajaran 2017.

Dijelaskan Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sumsel Ahmad Zainuri, untuk menyukseskan pelaksanaan UNBK tentunya butuh dukungan dari semua stakeholder.

“UNBK harus dilaksanakan jangan sampai kita hanya diam saja. Kewajiban UNBK ini harus kita apresiasikan, karena akan mendidik siswa dalam kejujuran,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Program Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Senin (30/01).

Menurutnya, ketika sekolah tersebut terbatas anggaran, maka stakeholder atau pemerintah yang harus berkoordinasi satu sama lainnya.

“Tentu dari sekolah perlu menganggarkan atau meminta kepada pemerintah daerah yang ada. Jangan sampai ini tidak di anggarkan, karena ini menyangkut kader-kader bangsa kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zainuri mengatakan, pelaksanaan UNBK tinggal beberapa waktu lagi, tentunya ini harus dibicarakan dengan pihak terkait, jika tahun ini tidak bisa melaksanakan UNBK tentu tahun depan harus bisa dilalukan.

“Biasanya untuk pendaftaran UNBK dari bulan November tahun 2016 jadi ini sudah finalisasi, tidak ada kata tidak siap kepada kepala sekolah,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait