Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 akhir bulan ini, manajemen Sriwijaya FC mempersiapkan Teja Paku Alam dkk dengan dukungan spiritual. Seluruh punggawa laskar wong kito pun diajak untuk menghadiri zikir dan doa bersama yang diadakan di Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambe, Minggu (11/3) siang.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan mengaku mendukung langkah manajemen PT SOM yang mempersiapkan acara seperti ini sebagai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia nanti. “Ini adalah wisata rohani, para pemain juga sangat perlu kegiatan seperti ini karena sehebat apapun mereka bermain di lapangan, namun bila tidak mendapat ridho dari-Nya maka hasilnya mungkin tidak sesuai harapan kita,” jelasnya saat ditemui di lokasi acara.

Eks pelatih timnas ini pun mencontohkan bagaimana campur tangan Allah SWT sudah membantu pihaknya meraih kesuksesan di turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 lalu. “Di babak semifinal melawan tuan rumah, saat skor imbang 2-2 kita kembali kebobolan di menit 89 dan setelah itu wasit pun sudah mengangkat tanda penambahan waktu yang hanya 2 menit, namun ada kuasa Allah SWT disana yang membuat SFC bisa membalas lewat tendangan bebas Konate yang terlebih dulu membentur badan lawan,” kenangnya.

Sementara itu, pimpinan Ponpes Aulia Cendekia Hendra Zainuddin menyebut acara seperti ini bukanlah yang pertama kali diadakan di tempatnya. “Hampir setiap tahun kami selalu menggelar doa bersama, apalagi hampir seluruh santri disini juga menggemari sepakbola. Bahkan kalau pertandingan dilangsungkan malam hari maka sudah dipastikan akan ada nobar di ponpes kami ini,” ujarnya.

Di acara ini, selain zikir dan berdoa bersama, rombongan pemain SFC yang diwakili oleh kapten tim Hamka Hamzah juga memberikan sedikit bantuan kepada pondok pesantren. Selama ini, setiap mendapat bonus kemenangan di setiap pertandingan atau turnamen, para pemain selalu menyisihkannya untuk disumbangkan kepada pihak yang membutuhkannya.

Artikel Terkait