Laskarwongkito.com-Kehilangan sejumlah pemain karena terpanggil timnas dan badai cedera membuat Subangkit harus berpikir keras membuat taktik serta strategi mumpuni untuk Sriwijaya FC. Sejumlah eksperimen pun disiapkan oleh Subangkit bagi laskar wong kito di sisa pertandingan musim ini, baik di Liga 1 Indonesia 2018 maupun turnamen Piala Indonesia.
Salah satu yang paling mencolok adalah bergantinya pakem main SFC yang menggunakan 3 stopper secara bersamaan di lini belakang. Perubahan ini sendiri diakui oleh pemain muda SFC, Zalnando cukup berdampak positif sejauh ini.
Di perubahan strategi ini, Zalnando sendiri masih dimainkan di sisi kiri pertahanan SFC. Namun jebolan SFC U21 ini mengaku ada perbedaan yang cukup mendasar bila dibandingkan taktik sebelumnya.
“Di taktik yang sekarang, bek yang sayap dituntut punya fisik yang lebih prima karena harus sering turun naik dengan lebih cepat. Positifnya, di lini pertahanan kita tidak akan kalah jumlah pemain dengan lawan, begitu juga saat menyerang,” jelasnya saat dihubungi Kamis (9/8) sore.
Tetapi Nando sendiri menegaskan bahwa dirinya bersama pemaib lainnya tetap membutuhkan waktu untuk memahami keinginan pelatih di strategi baru ini. Apalagi dirinya juga sependapat bahwa bersama pemain lainnya yang jarang mendapat kesempatan bermain sebelumnya, perlu waktu lebih untuk mengembalikan sentuhan di lapangan hijau.  (nto)

RelatedPost