Usai menyelesaikan kewajibannya membela Sriwijaya FC di ajang turnamen Piala Presiden, Yu Hyun Koo memutuskan untuk segera kembali ke negaranya, Korea Selatan, Rabu (21/10) malam. Namun pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut mengisyaratkan akan segera kembali memperkuat laskar wong kito kedepannya.

Hal itu semakin terlihat saat pemain pinjaman dari Semen Padang ini terlebih dulu mengurus visa di Imigrasi Kelas I Palembang, Rabu (21/10) pagi. Didampingi sekretaris tim SFC, Achmad Haris, Yu datang guna memperpanjang visa karena dikabarkan pada bulan November mendatang, turnamen Piala Panglima TNI akan segera digelar.

Menurutnya, sejauh ini dirinya merasa nyaman memperkuat SFC yang dinilainya juga sangat perhatian kepada para pemain. Ditambah lagi beberapa rekannya di Semen Padang dulu seperti Titus Bonai dan Ferdinan Sinaga sudah lebih dulu bergabung ke Palembang. “Saya profesional, sama seperti Semen Padang yang dulu juga tidak pernah lalai dalam memberikan hak pemain, maka hal yang sama juga saya dapatkan di SFC,” jelasnya. Namun meskipun demikian, pemain yang sudah bermain selama 6 musim di Indonesia ini menyatakan tetap akan berkomunikasi dengan manajemen Semen Padang terlebih dulu.

“Saya dipinjam SFC dengan baik-baik, maka saya pun harus melapor ke Semen Padang terlebih dulu. Tapi jika mereka memang benar tidak ada rencana mengikuti turnamen lagi atau kompetisi kedepannya, maka saya harus terus melanjutkan karier. Jika tidak kembali ke Palembang, maka saya pun ada rencana untuk bermain di Liga Malaysia,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga mengutarakan harapan agar kompetisi di Indonesia juga dapat bergulir kembali dengan normal. “Idealnya pemain tidak hanya dikontrak untuk turnamen seperti di Piala Presiden ini, namun langsung hingga ke kompetisi. Semoga saja di akhir tahun ini sudah ada kejelasan, apalagi sebelumnya sudah ada rumor liga akan dimulai lagi Februari tahun depan,” harapnya.

Berbicara SFC, ayah dari 1 putri ini mengaku cukup senang dan memiliki kesan yang positif. “Ada kekeluargaan, sama seperti di Padang. Disini ada Yohanis Nabar, orangnya sangat lucu sekali, saya nyaman di Palembang, bahkan istri dan anak saya pun rasanya nanti akan merasakan hal yang sama,” ungkapnya.

Dengan bercanda, dirinya pun mengaku bersama SFC dapat merasakan sesuatu pengalaman yang sebelumnya tidak pernah ditemuinya selama 6 musim memperkuat Kabau Sirah di tanah Minang. Usai laga leg pertama babak semifinal di Malang, bersama rekannya yang lain, untuk pertama kalinya Yu menikmati perjalanan menggunakan kereta api. “Kalau di Korea, saya sering naik kereta. Tapi di Indonesia itu yang pertama, memang ada perbedaan, karena di negara saya kereta sangat cepat, namun saya pikir kemarin sudah cukup nyaman,” pungkasnya.

Beberapa fans SFC sendiri memberikan dukungan kepada manajemen untuk segera mempermanenkan Yu Hyun Koo secepatnya. Selain dianggap memberikan pengaruh dan kontribusi positif selama turnamen Piala Presiden kemarin, Yu juga dianggap mampu menarik hati para suporter dengan determinasi dan penghormatan yang diberikannya kepada para pendukung di babak final yang dimainkan di stadion GBK Jakarta lalu. “Usai final, Yu adalah pemain pertama yang mendatangi tribun suporter dan memberikan penghormatan. Itu sangat kami hormati dan membuat suporter sangat merasa dihargai,” ujar ketum Singa Mania, Ariyadi Eko Neori.