PALEMBANG — Wulan Puspa Sari Siswi, kelas XI IPA SMA Negeri 4 Pagar Alam tak menyangka dirinya terpilih sebagai pembawa baki bendera pusaka pada upacara kemedekaan HUT RI ke-71 di Griya Agung, Palembang, Rabu (17/8).

Anggota tim Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumsel ini tidak bisa menyembunyikan perasaan bangga dan harunya ketika bercerita kepada awak media.

“Saya baru diberi tahu oleh pelatih sebagai pembawa baki bendera pada jam 8 pagi tadi. Saya gugup, gelisah, dapet baki nggak ya?, tapi menjelang upacara ada kebanggan luar biasa yang saya rasakan,” urainya.

Kebanggan tersebut menurutnya bertambah karena disaksikan langsung oleh kedua orang tua yang datang langsung dari Pagaralam untuk menyaksikan putri mereka di Griya Agung. “Saya senang karena bisa membahagiakan kedua orang tua saya yang datang jauh dari Pagaralam dan juga saya dapat membanggakan kota Pagaralam dan para senior di sana,” ungkap putri dari pasangan Seragunardi dan Debby Puspa.

Ditambahkan Wulan, pembawa baki bendera merah putih dinilai dari cara melangkah naik dan turun tangga serta mengambil dan memberikan baki kepada Gubernur.” Dari pemilihan di Griya kemarin sudah masuk ke dalam pasukan delapan tapi, masih menjadi kurcaci di belakang, ada perempuan tiga di belakang dan akhir-akhirnya di tes langkah dan membawa baki. Alhamdulillah wulan terpilih, itu sudah rejeki wulan,” ucapnya yang juga menjabat sebagai wakil ketua osis di sekolahnya.

Diakui Wulan, selama masa latihan yang berlangsung 17 hari telah berhasil menumbuhkan dan membangkitkan rasa patriotisme, kekeluargaan serta kedisiplinan dalam dirinya. “Terharu banget, karena ini cita-cita Wulan dari kecil, apalagi saat memegang bendera merah putih merasa berharga sekali. Ini titipan pejuang yang harus kita jaga,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost