PALEMBANG — Meski saat ini memimpin klasemen sementara grup 4 turnamen Piala Presiden 2017, namun pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro mengaku enggan memikirkan peluang lolos ke babak selanjutnya. Dibanding 3 klub lainnya, laskar wong kito yang memiliki poin 4 dari 2 pertandingan memang punya kans besar untuk mengakhiri klasemen dengan status juara grup.

“Terlalu dini untuk membicarakan hal tersebut, setiap klub pasti ingin kemenangan dan semuanya juga masih punya peluang untuk lolos. Saya sendiri lebih fokus bagaimana meningkatkan kerjasama tim dan memperbaiki kekurangan di 2 laga sebelumnya,” ujarnya saat dihubungi Kamis (16/2) siang. Oleh karena itu, persiapan laga melawan Pusamania Borneo FC, Sabtu (18/2) malam diakuinya berjalan seperti biasa dan pihaknya terus mengasah kemampuan pemain agar memahami skema dan taktik yang akan dipersiapkan kedepannya.

Menurutnya, saat ini bersama tim pelatih lainnya dirinya menginginkan adanya perubahan karakter dari skuad SFC kedepannya. “Setiap pertandingan adalah final, jadi semua laga tidak boleh berleha-leha. Selain itu saya juga berharap pemain bisa sejak dini mempersiapkan diri, jadi mereka tidak hanya sehari sebelum pertandingan baru mempelajari lawan, namun juga jauh sebelumnya,” ungkap pelatih asal Cilacap ini.

Diakuinya, sejak awal memutuskan keikutsertaan di turnamen Piala Presiden 2017, pihaknya memang hanya ingin meningkatkan kualitas permainan Alberto Goncalves dkk. “Tapi bukan berarti kami tanpa target, karena bagaimanapun SFC adalah tim besar dan finalis tahun lalu, ada juga tanggung jawab untuk selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh kapten tim SFC, Yu Hyun Koo. “Target sebenarnya ada di Liga 1 nanti, tapi saya pribadi percaya SFC bisa melangkah lebih jauh lagi di turnamen ini. Semua pemain mau bekerja keras, baik yang senior maupun muda. Tidak ada perbedaan dan kami belum memikirkan apapun, nikmati pertandingan demi pertandingan sembari terus memperbaiki semua kekurangan,” jelas pemain asal Korea Selatan ini. (dedi)

Artikel Terkait