PALEMBANG — Sosok istimewa hadir di laga Perseru melawan Sriwijaya FC, Minggu (20/11) kemarin di stadion Marora. Sosok tersebut adalah Christian Warobay, eks pemain laskar wong kito di era kepelatihan Rahmad Darmawan dan menjadi pilar penting di balik prestasi fenomenal Double Winner serta hattrick Piala Indonesia.

Menggunakan baju SFC, sebelum pertandingan dimulai Warobay menghampiri seluruh pemain SFC dan menyalaminya satu persatu. Bahkan pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini menyempatkan diri berfoto bersama dengan Firman Utina, Hilton Moreira dan M Ridwan.

Tidak hanya Warobay, istri dan anaknya yang juga hadir di stadion Marora ternyata juga menggunakan jersey SFC di musim saat dirinya masih aktif bermain dulu. “SFC selalu ada di hati saya, spesial dan sulit tergantikan. Banyak momen indah yang saya dapatkan di SFC,” ungkapnya saat ditemui usai pertandingan.

Pemain yang direkrut SFC dari Persipura ini pun menuturkan bahwa dirinya berkeinginan untuk suatu saat mengunjungi Palembang kembali. “Kangen dengan Palembang, dak biso lupo aku. Pempek, Sungai Musi, stadion Jakabaring, semuanya pokoknya. Tapi katanya sekarang pembangunan sudah sangat pesat sekarang, semoga nanti bisa main kesana lagi,” ungkapnya dengan bahasa khas wong kito.

Saat ini, Warobay sendiri mengaku sudah tidak aktif bermain karena masalah cedera lutut di kaki kanannya. “Sudah tidak mungkin bermain, jadi sekarang hanya fokus bekerja saja. Belum ada rencana lain jika ditanya apakah mau jadi pelatih, tapi yang jelas sepakbola tidak mungkin saya lupakan dan SFC juga bagian dari itu,” ujarnya.

Menurutnya, meski jauh di Papua, namun dirinya tetap mengikuti perkembangan SFC dalam beberapa musim terakhir. “SFC adalah tim besar dan tempatnya memang berada di papan atas sepakbola Indonesia, saya senang karena tim ini terus konsisten dalam persaingan gelar juara. Jika mengingat era saya dulu, rasanya sulit untuk dilupakan,” tambahnya.

Semasa aktif bermain, Warobay memang dikenal sebagai salah satu full back terbaik di tanah air. Usai membawa Persipura menjadi juara di musim 2006/2207, Warobay memutuskan pindah ke SFC mengikuti jejak coach RD dan selama 3 musim berhasil menyumbangkan 5 gelar untuk tim kebanggan masyarakat Sumsel ini. (dedi)

RelatedPost