Kemenangan menjadi harga mati yang diusung oleh skuad Sriwijaya FC saat menjamu Pelita Bandung Raya dalam laga perdana NBQ League 2015, Sabtu (4/4) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Bukan cuma sekedar 3 poin, namun kemenangan melawan semifinalis Indonesian Super League (ISL) musim lalu ini juga sangat penting bagi tim laskar wong kito.

Seperti pernyataan Ferdinan Sinaga, striker andalan SFC yang mengaku kemenangan di laga perdana akan sangat mengangkat moril tim dalam mengarungi ketatnya persaingan memperebutkan gelar juara NBQ League 2015. “Sebagai pemain, saya menganggap laga perdana ini sangat penting sekali, karena jika menang akan sangat membantu ke laga-laga berikutnya. Dan tidak ada jaminan tim unggulan akan dengan mudah memenangkan pertandingan karena sering kali kejutan terjadi,” ungkap pemain terbaik ISL musim lalu ini.

Menurutnya, sejauh ini persiapan SFC sudah berjalan dengan baik dan dirinya yakin 3 poin akan mampu dibawa usai laga ini. “Yang terpenting adalah seluruh pemain mau bekerja keras. Saat di Persib kemarin, PBR juga menjadi salah satu lawan yang paling menyulitkan. Mereka punya semangat yang tinggi dan tidak mudah menyerah, ini akan menjadi salah satu partai yang cukup berat,” ungkapnya saat ditemui usai uji coba lapangan di stadion GSJ, Jumat (3/4) pagi.

Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih SFC, Beny Dollo yang menganggap PBR merupakan salah satu tim yang paling diwaspadainya musim ini. Bahkan pelatih kawakan ini pun sempat kesal dengan pertanyaan beberapa jurnalis yang menganggap anak asuhnya akan mudah memenangkan pertandingan jika melihat kondisi tim lawan yang belakangan santer diberitakan mengalami kesulitan finansial.

“Saya tegaskan bahwa hal seperti itu malah akan melemahkan tim SFC. Jika mereka membaca tim lawan tengah goyah, belum gajian dll maka saya khawatir mereka akan menganggap enteng dan sudah yakin menang sebelum bertanding. Padahal pengalaman saya selama ini, justru lebih sulit melawan tim yang bermain tanpa beban. Saya juga mengatakan pertandingan itu ditentukan selama 90 menit, bukan rekor-rekor sebelumnya,” tegasnya.

Saat menggelar sesi latihan pada Jumat (3/4) pagi, Bendol juga sudah menyiapkan starting eleven terbaiknya dan lebih banyak menekankan pada efektifitas penyelesaian akhir di lini depan. Kuartet Goran Ljubojevic, Ferdinan Sinaga serta duo Papua yakni Patrick Wanggai dan Titus Bonai akan menjadi andalan untuk menggedor lini pertahanan PBR yang dikawal oleh Boban Nikolic.

Sementara itu, pelatih PBR Dejan Antonic mengatakan siap memberikan kejutan bagi tuan rumah. “Tekanan pasti ada di tuan rumah, apalagi di awal musim manajemen SFC sudah mengelontorkan banyak uang untuk merekrut pemain berkualitas. Namun PBR tetaplah sama, kami akan menunjukkan determinasi serta kekompakan yang menjadi kekuatan tim ini musim lalu,” ungkap pelatih asal Serbia ini.

Perkiraan susunan pemain :
SFC (4-2-3-1) : Dian Agus Prasetyo, Wildansyah, Abdoulaiye Maiga, Fahrudin, Faturahman, Asri Akbar, Raphael Maitimo, Ferdinan Sinaga, Titus Bonai, Patrick Wanggai, Goran Ljubojevic

Cadangan : Yogi Triana, Ngurah Nanak, Jecky Arisandi, Ichsan Kurniawan, Morimakan Koita, Syakir Sulaiman, Anis Nabar

PBR (4-4-2) : Denis Romanovs, Pangga, Boban Nikolic, Hermawan, Satrio Syam, Wawan Febrianto, Kim Jefrey, Iman Faturohman, David Laly, Yongki Aribowo, Rahmat Hidayat

Cadangan : Alfonsius Kelvan, Nova Ariyanto, Chairul Rifan, Heri, M Ghozali, M Syaifudin, Dolly Gultom

Artikel Terkait