PALEMBANG — Untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di provinsi Sumatera Selatan, kepala sekolah harus memiliki program dan terobosan terbaru yang inovatif dan kreatif jangan hanya semata menerapkan program dari pemerintah provinsi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, Sabtu (23/7). Menurutnya apa yang tercantum dalam UU no 23 tahun 2014 telah dilaksanakan dengan baik. “Secara bertahap prosesnya telah berjalan, karena apa yang menjadi kebijakan dari pusat tentu dipikirkan secara matang walaupun ada keraguan tetapi sekolah menyambutnya positif,” ujarnya.

Ditambahkanya ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Pertama sumber daya manusia , kedua aset serta ketiga tunjangan penghasilan pegawai (TPP) yang kewenangannya sudah dilimpahkan ke provinsi.

“Supaya SMA/SMK nantinya bisa maju dan mandiri kita akan lakukan pemerataan antara sekolah di pelosok daerah dan kota agar seimbang, kalau sekolahnya masih kekurangan guru nanti kita kaji lagi dan diadakan pengrekrutan,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost