PALEMBANG — Usai pertandingan, TA Mushafry terlihat begitu emosional setelah menangkan laga Sriwijaya FC melawan Persija Jakarta, Minggu (23/10) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Pencetak gol kemenangan laskar wong kito ini mengaku memang sangat terharu setelah wasit Thoriq Alkatiri meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan dan SFC menang dengan skor tipis 2-1.

“Tanpa sadar saya meneteskan air mata, memang saya sangat paham bahwa malam ini memang menjadi laga penting untuk SFC yang tengah merayakan ultahnya. Jadi saya senang bisa membawa tim meraih kemenangan atas Persija,” ujar pemain asal Ternate ini.

Diakuinya, sejak pagi hari saat membuka sosial media dia sangat takjub dengan antusias masyarakat Sumsel yang tengah merayakan hari jadi SFC ke-12 tahun. “Saya banyak mendapat ucapan selamat dan dukungan agar malam ini bisa memberikan kado manis di hari ultah ini,” jelasnya.

Namun dengan tegas, Mushafry menolak anggapan bahwa dirinya disebut sebagai pahlawan bagi SFC malam ini. “Kemenangan ini bukan karena saya, namun kerja keras seluruh tim. Saya senang malam ini semua sangat kompak, pemain saling bahu-membahu dan sekali lagi menunjukkan bahwa SFC bukanlah tim yang mudah menyerah,” tambahnya.

Namun selain alasan tersebut, Mushafry menyebut ada hal lainnya yang membuat dirinya cukup bersemangat memenangkan pertandingan di laga ini. “Dua hari yang lalu, anak kedua saya Gianina (6) berulang tahun. Saya harap mereka menonton pertandingan tadi dan gol saya itu mungkin jawaban dari doa mereka. Saya sangat rindu dengan mereka,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost