PALEMBANG — Usai dikalahkan Persib Bandung, skuad Sriwijaya FC langsung mengalihkan fokus menghadapi laga selanjutnya menghadapi Bhayangkara FC, Rabu (3/5) mendatang di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Seluruh pemain diminta kembali berkonsentrasi penuh guna mencari poin sempurna nantinya agar bisa terus bersaing di jalur juara kompetisi Liga 1 Indonesia 2017.

Rombongan pemain pun sudah kembali ke Palembang dengan penerbangan langsung, Minggu (30/4) sore. Termasuk juga Tijani Belaid, marquee player yang baru didatangkan laskar wong kito di penghujung pendaftaran pemain di Liga 1 Indonesia 2017.

Pemain asal Tunisia ini sendiri mendapat pujian karena dinilai mau langsung membaur dan cepat beradaptasi ke dalam tim SFC. Seperti Sabtu (29/4) kemarin, meski terlihat lelah karena baru tiba di Indonesia dan menempuh perjalanan darat yang cukup jauh dari Jakarta menuju Bandung, namun Tijani tetap memaksakan diri ikut ke dalam rombongan bus yang membawa Hilton Moreira cs ke stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Bahkan Tijani pun langsung berkomunikasi dengan tim pelatih serta pemain SFC yang tengah mempersiapkan diri di ruang ganti. Saat beberapa punggawa SFC menunaikan shalat maghrib berjamaah, jebolan akademi Inter Milan ini juga terlihat ikut dan menjadi makmum. Selama pertandingan berlangsung, didampingi Hapit Ibrahim dan Anis Nabar serta agennya, Tijani menonton dari tribun VIP.

“Di babak pertama, tim SFC memang bermain kurang baik. Tapi situasinya berubah di babak kedua karena kami mampu menguasai penguasaan bola. Ini hasil yang kurang baik, tetapi liga masih sangat panjang dan saya percaya nanti bisa memberikan kontribusi positif untuk tim,” tegasnya.

Pemain yang berposisi sebagai playmaker ini juga sempat bingung saat mengetahui adanya regulasi khusus yang diterapkan di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. “Mungkin terdengar cukup aneh, tetapi federasi sepakbola Indonesia pasti punya pertimbangan khusus demi kemajuan kedepan. Yang jelas, Senin (1/5) sore saya akan mulai berlatih di Palembang dan siap bekerja keras. Jika pelatih meminta saya bermain Rabu (3/5) nanti, tentu saya pun harus siap. Tapi semua keputusan ada di pelatih, saya tegaskan datang ke Indonesia bukan untuk berlibur tetapi menikmati sepakbola dan mencari gelar juara,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait