PALEMBANG — Menyikapi problema kerusuhan umat beragama yang belum lama ini terjadi di Tanjung Balai, Sumatera. Ketua FKUB Sumsel KH Thohlon Abdulrauf dalam pertemuan tokoh lintas agama dan organisasi masyarakat di Kantor wilayah kementerian agama Sumatera Selatan, menjelaskan bahwa dalam alinea ke IV dalam UU jelas  negara ini dibangun atas dasar Ketuhanan yang maha esa.

” Ketuhanan yang ada dalam UUD, saya memahami agama adalah badannya negara oleh karena itu tidak ada sekuler di Indonesia juga karena ada iman maka ada keamanan, iman ada dalam agama oleh karena itu agamalah yang membuat menjadi aman” ujarnya

Sementara itu, Majelis Budayana Indonesia ( MBI) Sumsel Indra Lili menyatakan bahwa umat budha di sumsel tidak terpengaruh dengan kejadian di Sumut dan mereka juga tetap solid untuk menjaga suasana kondusif di Sumsel. “Kita semua solid, kalu ada gesekan harus cepat di selesai, karena sumsel selama ini kondusip” tegas Indra

Wali Umat Budha Indonesia ( Walubi) Karto W, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut adalah kejadian yang merugikan umat beragama yang dilakukan oleh oknum- oknum tidak bertanggung jawab, Walubi Sumsel  langsung merespon cepat untuk mencari informasi yang benar dan faktual di tempat kejadian.

“Masalah yang terjadi di tanjung balai, Walubi Sumsel telah mendengar melihat, peristiwa ini bagi Kami adalah peristiwa menyedihkan, namun di sumsel respon positif oleh  kerukunan umat beragama termasuk cepat , kami Walubi mengucapkan terimakasih atas dukungan kerukunan umat beragama di sumsel,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost