Meski sudah diinstruksikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memulai persiapan kembali, namun manajemen Sriwijaya FC mengaku cukup kebingungan dengan kondisi terkini sepakbola di tanah air. Pasalnya, usai perhelatan turnamen Piala Jenderal Sudirman, belum ada agenda lanjutan bagi klub-klub di Indonesia.

“Kemarin sempat ada Piala Gubernur Kaltim, namun kita belum dihubungi kembali. Lalu ada juga turnamen Marah Halim Cup di Medan, tetapi belum ada kepastiannya. Jika kita langsung mengumpulkan pemain kembali, tentu harus ada tujuan untuk program latihan tersebut, kalau masih terus seperti ini, skuad tim kita tetap akan diliburkan dulu,” jelas sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dikonfirmasi Selasa (1/12) sore.

Namun dirinya tidak menampik bahwa evaluasi terhadap tim terus dilaksanakan pihaknya, salah satunya adalah keputusan tidak memperpanjang striker Osas Saha kedepannya. Pemain asal Nigeria tersebut memang hanya dikontrak selama turnamen Piala Jenderal Sudirman, namun penampilannya yang jauh dari harapan membuat manajemen laskar wong kito kecewa dan tidak memperpanjang jasanya.

Selama turnamen PJS sendiri, 3 pemain baru yang didatangkan SFC memang tampil mengecewakan. Hanya Achmad Hisyam Tolle yang dianggap mampu mendongkrak performa tim, walau memang pemain tersebut juga diuntungkan dengan adanya regulasi 2 pemain U21 yang diwajibkan oleh penyelenggara di setiap laga yang dimainkan. Bahkan Simone Quintieri, pemain asing lainnya sudah mengundurkan diri usai laga melawan Persija Jakarta (25/11).

Saat ditanya nasib pemain lainnya, pria yang juga menjabat sebagai sekretaris tim Pra pON Sumsel ini mengaku akan menunggu rapat bersama manajer dan pengurus SFC lainnya. “Kita tidak akan terburu-buru, karena memang belum ada agenda terdekat yang akan diikuti. Yang jelas sesuai instruksi dari Presiden SFC, maka evaluasi total dan pembenahan menyeluruh akan kita lakukan,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikannya terkait masa depan Beny Dollo sebagai pelatih SFC kedepannya. Sejauh ini menurutnya pihaknya belum memberikan keputusan apapun menyangkut jajaran pelatih SFC. “Banyak sekali masukan, kritik ataupun saran membangun untuk tim SFC dari masyarakat, itu menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap klub kebanggaaan masyarakay Sumsel ini. Soal pelatih, sama seperti pemain tadi, manajemen akan melakukan rapat terlebih dulu untuk memutuskan bagaimana kedepannya,” ujarnya