PALEMBANG — Usai tersingkir dari turnamen Piala Presiden 2017, manajemen Sriwijaya FC langsung mengalihkan fokus  persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia yang diperkirakan akan digelar April mendatang. Beragam program pun telah disusun guna mengisi kekosongan pasca tumbang di babak 8 besar Piala Presiden lalu.
“Dalam 1-2 hari ini terus kita matangkan bersama manajemen dan tim pelatih. Jadi memang kemungkinan tidak hanya latihan rutin di Palembang saja, nanti juga disiapkan semacam TC atau laga uji coba untuk melihat progress tim secara keseluruhan,” ungkap sekretaris tim SFC, Achmad Haris saat dihubungi Rabu (1/3) siang.
Pihaknya sendiri tidak menampik bahwa beberapa dari daerah sudah memberikan tawaran kepada laskar wong kito untuk menggelar laga persahabatan kedepannya. Tidak hanya dari Sumsel, namun juga daerah lain di Indonesia.
“Beberapa tawaran sudah diterima dan tengah dipelajari oleh manajemen. Nanti kita akan tunggu arahan dari manajer tim serta Presiden SFC, tentunya juga setelah mendengar masukan dari tim pelatih,” ujar pria yang selalu melayani pertanyaan media dengan ramah ini.
Laga uji coba berkualitas memang menjadi salah satu program tim kedepannya, mengingat salah satu hasil evaluasi pasca keikutsertaan di Piala Presiden 2017 adalah minimnya hal tersebut. Selama ini, skuad SFC kesulitan mencari lawan tanding yang sepadan di Palembang sehingga saat berujicoba tidak mendapat tekanan yang berarti.
Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyatakan bahwa pihaknya kini tengah menanti jadwal terbaru terkait rencana bergulirnya Liga 1 Indonesia. Apalagi belakangan sempat beredar rumor yang menyebutkan akan ada 1 turnamen kembali yang akan digelar pasca Piala Presiden 2017. “Semakin cepat kita tahu tentu akan sangat membantu tim secara keseluruhan, pelatih bisa menyusun program, manajemen dapat menyesuaikan durasi kontrak serta anggaran,” pungkasnya. (dedi)

Artikel Terkait