lasakrwongkito.com — Nada optimis ditunjukkan PSM Makassar yang akan menjamu Sriwijaya FC, Senin (17/10) sore di stadion Andi Mattalatta Makassar dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Meski baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Arema Cronus di laga terakhirnya, Jumat (15/10) kemarin, skuad Juku Eja mengaku tetap yakin bisa meraih poin di laga pekan ke-24 ini.

Asisten pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola mengaku kekalahan yang diderita anak asuhnya saat bertandang ke Arema lebih dikarenakan faktor keberuntungan semata. “Dua gol yang lahir dari Arema bukan dari sebuah skema yang rapi atau set piece, namun keberuntungan dan kemelut di kotak penalti,” ungkapnya saat sesi pre post match, Minggu (16/10) sore.

Selain itu, dirinya pun menyebut dua legiun asing asal Belanda yang sebelumnya sempat absen saat melawan Arema kemarin kini sudah bisa diturunkan kembali. Ronald Hikspoors yang berposisi sebagai stopper yang absen karena akumulasi sudah dapat berduet kembali dengan Kwon Jun, sementara kondisi Willem Pluim  disebutnya sudah mulai pulih dari cederanya.

“Problem kami adalah kebugaran, karena PSM baru tiba di Makassar, Sabtu (16/10) sore. Namun semangat pemain tidak kendur dan tadi sudah bersiap latihan seperti biasa, semoga catatan 10 laga tanpa terkalahkan sebelum laga melawan Arema bisa kami ulangi kembali,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh penjaga gawang PSM Makassar, Deny Marcel yang siap bangkit di laga ini. “Kami tidak bermain buruk melawan Arema, di babak pertama memang sempat ada masalah namun di babak kedua semua berjalan baik namun keberuntungan belum berpihak. Melawan SFC kami harus menunjukkan karakter kami dan bermain seperti babak kedua saat melawan Arema lalu,” ungkapnya singkat.

Sementara itu, pelatih SFC Widodo C Putro punya PR khusus di laga ini dengan absennya sejumlah pilar inti di skuadnya. Penyerang Alberto Goncalves tidak dibawa karena mengalami cedera, begitu pun dengan Airlangga Sucipto yang biasanya dijadikan pelapis di lini depan juga harus absen karena mengalami masalah yang sama.

Selain itu, untuk pertama kalinya di musim ini SFC pun tidak akan diperkuat kapten tim Supardi yang harus izin karena menghadiri pernikahan adiknya. “Di SFC, filosofi kami adalah semua pemain adalah inti dan bukan cadangan. Mereka punya porsi dan hak yang sama, walau kesempatan mungkin tidak merata. Namun sejauh ini kami sudah menurunkan hampir semuanya, termasuk juga 6 pemain PON Sumsel yang baru direkrut di putaran kedua ini, Mariando dan Manda sudah melakukan debutnya dan hasilnya cukup bagus,” bebernya.

Diakuinya, meski bisa jika dipaksakan namun dirinya tidak akan mengambil resiko menurunkan pemain yang tidak siap 100 persen. “Kami hanya membawa pemain yang dalam kondisi siap tempur.. Siapapun harus mempersiapkan diri dengan baik, jangan berharap kondisinya jelek namun minta dimainkan, selama ini kerja keras kami cukup berhasil dan kemarin bisa bangkit setelah 2 kali kekalahan,” tambahnya.

Di laga ini, WCP mengaku juga tetap mentargetkan kemenangan agar terus bersaing di jalur juara. “Namun ini harus dibarengi kerja keras, namun saya senang karena SFC cukup bermain baik selama ini dan memiliki permainan yang indah, baik dan mencetak gol yang dari cara yang benar-benar disiapkan atau dilatih. Saat ini, sepakbola juga entertainment dan harus menjual apalagi kompetisi yang bermutu juga penting karena muaranya nanti untuk timnas,” pungkasnya. (dedi)

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-2-3-1) : Teja Paku Alam, M Ridwan, Mauricio Leal, Fachrudin, Zalnando, Yu Hyun Koo, Achmad Jufrianto, Anis Nabar, Firman Utina, TA Mushafry, Hilton Moreira

Cadangan : Try Hamdani, Wildansyah, Ngurah Nanak, Hapit Ibrahim, Manda Cingi, Rizky Dwi Ramadhana, Mariando

PSM (4-3-3) : Deny Marcel, Wasyiat H, Kwon Jun, Ronald H, Zulvin Zamrun, Rasyin Bakrie, Rizky Pellu, Willem Pluim, M Rahmat, Titus Bonai, Ferdinan Sinaga

Cadangan : Syaiful, Ardan Aras, Syamsul Bachri, Ridwan T, Muchlis Hadi Ning, Hisyam Tolle, Reva A

RelatedPost