PALEMBANG — Tuan rumah Madura United mempunyai semangat tambahan saat menjamu Sriwijaya FC, Rabu (14/9)sore di stadion Gelora Bangkalan Madura dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Tidak hanya ingin terus menjaga jarak di klasemen sementara TSC 2016, namun juga membalas kekalahan telak yang diterima skuad Sapeh Kerap di putaran pertama lalu.

Saat itu, dalam laga yang dimainkan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang (15/5), Fabiano Beltrame dkk harus menyerah dengan sor telak 0-5 dari laskar wong kito. Pelatih MU, Gomes De Oliveira mengaku bahwa laga tersebut memang menjadi mimpi buruk bagi skuadnya di putaran pertam lalu.

“Namun itu adalah pelajaran berharga buat kami dan justru kami bisa tampil lebih baik sesudahnya. Tentu kondisinya sekarang juga sudah jauh berbeda, yang jelas MU sangat mempersiapkan diri dengan baik untuk laga ini. Seluruh pemain siap baik dari sisi fisik atau mental,” ungkap pelatih asal Brasil ini saat sesi jumpa pers, Selasa (13/9) sore.

Menurutnya, tekanan sekarang justru berada di tim tamu yang harus ngotot meraih kemenangan di laga ini. “Jika melihat klasemen sementara, tentu SFC yang justru akan tertekan karena perlu poin penuh untuk mengejar kami, kalau MU akan lebih banyak menunggu nantinya. Tetapi yang jelas kami juga harus menang karena ini adalah kandang kami sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, eks pemain SFC yang kini bermain untuk MU, Bayu Gatra menolak jika laga ini disebut balas dendam bagi pihaknya. “Kami harus menang, namun bukan karena ingin balas dendam tapi kami memang butuh poin agar terus memimpin klasemen sementara serta tidak ada cerita kalah atau imbang jika bermain di depan publik sendiri. Di putaran pertama lalu, kami memang kalah namun justru hasil di Palembang itu justru menguatkan kami,” ujarnya singkat.

Di kubu SFC, pelatih Widodo C Putro menyebut bahwa pihaknya sudah melupakan hasil di putaran pertama lalu dan lebih memilih fokus ke pertandingan nantinya. “Kemenangan di putaran pertama tidak bisa dijadikan patokan, apalagi sekarang kondisinya justru berbeda,” ujar eks asisten pelatih timnas ini di acara yang sama.

Menurutnya, pihaknya kini menaruh respek kepada MU yang mampu bertengger cukup lama di puncak klasemen sementara TSC 2016. “Posisi di klasemen sudah menunjukkan kualitas mereka dan MU pun hampir di setiap pertandingan mampu menciptakan gol lebih dari 1. Hal itu menunjukkan bahwa mereka sangatlah berbahaya,” tambahnya. (dedi)

Perkiraan susunan pemain :

SFC (4-2-3-1) :

Yogi Triana, Supardi Nasir, Mauricio Leal, Fachrudin, Wildansyah, Yu Hyun Koo, Achmad Jufrianto, Rizky Dwi Ramadhana, TA Musafri, Hilton Moreira, Alberto Goncalves

Cadangan : Try Hamdani, Ngurah Nanak, Wildansyah, Hapit Ibrahim, M Ridwan, Airlangga Sucipto

Madura United (4-2-3-1)

Hery Prasetyo, Gilang Ginarsa, Munhar, Fabiano Beltrame, Rendy Siregar, Asep Berlian, Dane Milovanovic, Erick Weeks, Bayu Gatra, Slamet Nurcahyo, Pablo Arcil

Cadangan : Joko Ribowo, Jecky Arisandi, Firdaus Ramadhan, Ahmad Maulana, Elthon Maran, Guy Junior, Patrich Wanggai

RelatedPost