PALEMBANG — Dalam rangka melestarikan dan membangkitkan ambisi untuk restorasi landscape, pemerintah Provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) didukung oleh pemerintah republik Federal Jerman, the international Union for Conservation of Nature (IUCN) dan World Resources Institute (WRI) akan menyelenggarakan South Sumatra-Bonn Challenge Asia Pasific Regional High Level Roundtable Meeting pada 9-10 Mei mendatang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap restorasi landskap hutan yang akan membangun tujuan ganda antara kepentingan sosial dan lingkungan, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Farhat Syukri mengungkapkan pemprov Sumsel sudah mulai mempublikasikan kegiatan Bonn Challenge kepada semua pihak.

“Semua SKPD sangat mendukung untuk publikasi Bonn Challange, kita juga bulan depan mulai menyebarkan Baliho atau sebagainya,” kata Farhat usai menggelar rapat koordinasi dukungan publikasi acara the first Asia High Level Bonn Challenge di ruang rapat Bina Praja Sumsel, Rabu (08/03).

Dipastikan Farhat, kegiatan Bonn Challenge yang berlangsung selama dua hari akan dihadiri 30 negara. “Nanti juga ada kunjungan lapangan,” tambahnya.

Sementara, Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan setda Sumsel, Yohanes Hasiholan Toruan menyampaikan perlunya publikasi untuk kegiatan Bonn Challenge.

“Bagaimana cara kita mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat, karena ini salah satu langkah untuk meningkatkan sumber daya manusia,” singkatnya. (juniara)

Artikel Terkait