PALEMBANG — Pemerintah provinsi Sumatera Selatan terus mengoptimalkan persiapan menjadi tuan rumah OC Bonn Challange yang bakal digelar pada 9-10 April mendatang.

Dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Farhat Syukri, untuk pertemuan Bonn Challenge bakal dihadiri 40 delegasi dari 21 negara se Asia Pacific diantaranya, Australia, United Kingdom, Vietnam, Bangladesh, Pilipina, Nepal, Pakistan dan negara lainnya.
“Delegasinya sekelas Menteri Lingkungan Hidup, tanggal 8 April itu mulai pameran Bonn Challenge, tanggal 9 para delegasi akan field trip ke Sepucuk dan keesokan harinya tanggal 10 April pertemuan di Griya Agung,” jelas Farhat usai menghadiri rapat persiapan Bonn Challenge Sinkronisasi Materi Plenery Green Growth oleh Mitra Green Growth di Griya Agung, Senin (03/04).

Farhat menambahkan, pada 6 April mendatang pihaknya akan memasang baliho disertai dengan logo yang telah disetujui oleh gubernur Sumsel. Menurutnya, logo tersebut melambangkan bahwa setiap manusia harus menjaga restorasi lahan landskap secara berkesinambungan.

“Targetnya dari kegiatan Bonn Challenge pada tahun dapat merestorasi sebanyak 150 juta hektare lahan gambut,” tambah dia.

Sementara, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin menegaskan agar panitia bekerja secara profesional dan paham dengan tugas masing-masing sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Tidak perlu banyak panitia, sedikit tetapi efektif. Yang penting bagaimana acara itu berjalan dengan lancar mulai dari kedatangan hingga kepulangan delegasi,” tukasnya. (juniara)

Artikel Terkait