PALEMBANG — Meski kondisinya terus membaik, namun Teja Paku Alam dipastikan belum dapat kembali merumput bersama Sriwijaya FC dalam waktu dekat. Pasalnya, trombosit penjaga gawang laskar wong kito ini masih rendah dan hingga saat ini masih dalam perawatan intensif di RS Bari Palembang.

Pelatih SFC, Widodo C Putro sendiri usai tiba di Palembang langsung menyempatkan diri menjenguk Teja Paku Alam di RS Bari. “Jika memang hasil pemeriksaan dokter seperti itu (trombosit rendah-red), tentu kita akan patuhi dan menunggu hingga kondisi Teja benar-benar sudah pulih,” jelas WCP saat ditemui di RS Bari, Minggu (16/7) pagi.

Menurutnya, apa yang dialami Teja saat ini bisa terjadi kepada siapa saja dan harus menjadi pelajaran kedepannya. “Yang terpenting sekarang Teja fokus memulihkan kondisinya, tidak perlu banyak pikiran dan mengikuti semua yang diperintahkan tim dokter. Kami semua di dalam tim SFC pun selalu mendoakannya agar cepat sembuh,” ungkap eks asisten pelatih timnas ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pelatih kiper SFC, Hendro Kartiko yang juga turut menjenguk Teja di RS Bari. “Kalaupun sudah pulang dari RS, Teja tentu tidak boleh langsung berlatih yang berat dan pemulihan kondisinya terlebih dulu. Jadi lebih baik sekarang kita menunggu hingga benar-benar sehat,” ujar Hendro.

Diakuinya, waktu pemulihan pasca perawatan di RS setidaknya akan memakan waktu 1 minggu hingga 10 hari. “Itu pun jika kondisinya sudah benar-benar pulih, jadi melawan Persela Lamongan di pertengahan minggu ini rasanya Teja belum dapat bermain kembali,” tegasnya. Begitu pun partai selanjutnya saat akan kembali menjamu Perseru Serui (27/7) di stadion GSJ Palembang.

Sementara itu, Teja Paku Alam mengaku kondisinya kini jauh membaik dan tinggal menunggu rekomendasi dari dokter kapan diperbolehkan pulang. “Kemarin saat terakhir diperiksa, trombosit saya masih dibawah 100 jadi mesti dirawat dulu. Jika nanti sudah diatas itu, maka sudah boleh pulang,” ungkap jebolan SFC U21 ini.

Pemain yang sempat menimba ilmu di SAD Uruguay ini mengaku sejak dirawat Kamis (14/7) lalu, dirinya sudah menghabiskan 19 botol infus dan menjalani sejumlah pemeriksaan. “Kaki ini sudah gatal ingin bermain lagi, namun memang kondisinya belum pulih. Sekarang saya fokus mengikuti semua perintah dokter agar cepat sembuh,” ujar Teja yang selama dirawat di RS Bari didampingi ayahnya tercinta yang sengaja dari kampung halamannya di Padang. (dedi)

RelatedPost