PALEMBANG — Pengerjaan Light Rail Transit (LRT) terus berjalan, saat ini pembangunan kereta cepat pertama di Indonesia tersebut sedang dilakukan pemasangan girder  di zona I (depan bandara) dan zona lima (Jakabaring). Diperkirakan pengerjaan girder ini membutuhkan waktu satu tahun dan ditargetkan selesai pada Triwulan III 2017 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pemprov Sumsel, Nasrun Umar melalui Sekretaris PMU Percepatan Penyelengaraan LRT Pemprov Sumsel, Ahmad Wahidin mengatakan, saat ini pengerjaan konstruksi LRT terus berjalan dan tengah dilakukan pemasangan girder atau tumpuan balok penghubung antar pondasi.  Panjang girder yakni 30 meter. “Setelah itu, akan dilakukan pengecoran,” katanya, Kamis (28/7).

Menurutnya , pengerjaan girder ini tidak ada masalah dan kendala. Apalagi untuk pengadaan girder tidak didatangkan dari luar kota tetapi dari Kota Palembang yakni di Jakabaring dan Jl. Soekarno Hatta sehingga tidak membutuhkan waktu.

Disamping itu, pemasangan ini pun tidak membutuhkan alat yang baru. “Berbeda dengan pemasangan pondasi LRT di Sungai Musi yang merupakan pengerjaan sulit dan membutuhkan perlakukan khusus sehingga perlu mendatangkan kapal langsung dari Batam,” jelasnya.

Meski begitu, Wahidin mengakui untuk pemasangan girder sepanjang jalur LRT sekitar 22, 5 KM harus dilakukan dengan seksama. Karena itu, pengerjaan girder yang dilakukan sejak pertengahan Juli ini diperkirakan selesai pada triwulan III/ 2017 atau butuh waktu satu tahun. “Targetnya selesai pada September 2017 mendatang,” ungkapnya.

Setelah pemasangan girder, akan dilakukan connecting litrik dan pensinyalan. Pasalnya, LRT ini menggunakan tenaga listrik. Jika selesai tahap ini maka LRT bisa dilakukan uji coba. Uji coba LRT ditargetkan dilakukan pada 2018 mendatang. “Saat ini, PT KAI  sebagai operator LRT sedang melakukan lelang sarana dan prasarana LRT. Diperkirakan pada akhir 2017 ini sarana LRT sudah ada,” jelas Wahidin.

Selain pemasangan girder, ditambahkan Wahidin, konstruksi LRT pun di sekitar Jembatan Ampera, atau tepatnya di bagian hulu dan hilir Sungai Musi sedang dilakukan pemasangan tiang pancang.  “Setelah pemangan tiang pancang di hulu dan hilir selesai baru dilakukan konstruksi di bagian tengah jembatan ampera. Pengerjaan akan dilakukan pada September nanti. Pasalnya, perlu waktu untuk melakukan mobilisasi alat,” pungkasnya. (juniara)

RelatedPost