Sriwijaya FC berhasil mengalahkan tim Porprov Muba dengan skor telak 4-0 dalam laga uji coba yang dimainkan di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Jumat (24/4) sore. Keempat gol laskar wong kito dicetak oleh Morimakan Koita dan Goran Ljubojevic di babak pertama serta Abduolaiye Maiga serta Yohanis Nabar di 45 menit babak kedua.

Laga ini sendiri memang menjadi ajang persiapan bagi SFC untuk menghadapi Persib Bandung (3/5) mendatang dan pelatih Beny Dollo pun memainkan skuad terbaiknya meskipun menghadapi lawan yang berbeda kelas. Dari starting eleven yang disusun, tidak terdapat banyak perubahan yang dimainkan Bendol dibanding laga sebelumnya.

Morimakan Koita dimainkan berduet di lini tengah bersama Asri Akbar untuk menggantikan Raphael Maitimo yang tengah masih dalam pemulihan sakit. Sedangkan Ichsan Kurniawan yang biasanya ditempatkan di jangkar melapis Asri – Maitimo, kali ini kembali dicoba di posisi bek kiri. Sementara Ngurah Nanak yang belum dimainkan di 3 laga awal QNB League bermain penuh selama 90 menit di jantung pertahanan, berduet secara bergantian dengan Fahrudin dan Maiga.

Bendol sendiri usai pertandingan mengaku mencoba menjadikan laga uji coba ini sebagai simulasi taktik dan strategi untuk persiapan melawan Persib Bandung mendatang. “Transisi dari menyerang ke bertahan menjadi pertahanan kita, selain itu bagaimana mereka juga mampu bermain konsisten dengan fisik yang prima selama 90 menit,” jelas Bendol usai pertandingan.

Sementara itu, meskipun kalah namun pelatih Porprov Muba Henri Wicaksana cukup puas dengan penampilan anak asuhnya di laga ini. “Mereka mampu menjalankan instruksi yang kita terapkan, lawan memang kualitasnya di atas tim Muba. Dari hasil ini saya selaku pelatih juga banyak mendapat masukan mengenai kekurangan tim kami,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini pihaknya cukup merasa kesulitan berlatih karena di Sekayu tidak terlalu banyak lapangan yang representatif. “Kami hanya berlatih di lapangan kecil, karen stadion Serasan Sekate tengah renovasi sehingga kesempatan bermain di GSJ ini sangat kami manfaatkan. Secara umum saya puas dengan penampilan tim Muba yang mampu memberikan perlawanan di laga ini,” tambahnya.

Jalannya pertandingan

Sriwijaya FC yang memainkan skuad terbaiknya langsung menyerang sejak menit awal dengan mengandalkan kecepatan Titus Bonai dan Ferdinan Sinaga di kedua sisi lapangan. Namun sejumlah peluang yang dihasilkan belum menjebol gawang Muba yang dijaga oleh eks kiper SFC U21 musim lalu, Jufrianto di 15 menit pertama.

Namun terus diserang, gawang Muba akhirnya kebobolan di menit 21 babak pertama melalui sundulan Morimakan Koita memanfaatkan sepak pojok Titus Bonai. Sisi kanan pertahanan Muba yang menjadi titik lemah terus dicecar oleh pemain SFC dan hasilnya akselerasi dan umpan Ichsan Kurniawan di menit 34 mampu diselesaikan dengan sempurna oleh Goran Ljubojevic yang membawa SFC unggul 2-0 sekaligus menutup babak pertama.

Di babak kedua, Bendol melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Maiga menggantikan Fahrudin dan pemain asing asal Mali tersebut membawa SFC unggul jauh menjadi 3-0 setelah tendangan penaltinya merobek gawang Muba di menit 65. Penalti sendiri diberikan setelah tendangan Patrick Wanggai dihentikan pemain pemain Muba dengan tangannya di kotak penalti.

Setelah gol ini, Bendol banyak melakukan pergantian pemain dan hasilnya Yohanis Nabar kembali mencetak gol usai menerima umpan matang dari Risky Dwi Ramadhana. Laga sendiri berlangsung dengan tempo tinggi dan beberapa kali diguyur hujan deras.

Artikel Terkait