Palembang- Lewat acara lomba menyanyi Lagu Anak Indonesia yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengikis kembali fenomena masa kejayaan lagu anak Indonesia beberapa dekade lalu.

Bertempat di Palembang Indah Mall (25/10), acara berlangsung meriah. Tampak anak-anak hadir didukung dengan busana yang khas, dan ditambah kehadiran Bagas Rahman Dwi Saputra pemenang ajang pencarian bakat idola cilik 2013 menjadi serbuan para peserta lomba.

Menurut Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Eliza Alex Noerdin kegiatan tersebut merupakan program kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, salah satunya membidangi program pendidikan. Dimana menurut Eliza, lomba menyanyi ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kejayaan lagu anak-anak. Mengingat dahulu lagu anak-anak mempunyai seni yang luar biasa sejak berapa dekade.

“Alhamdulillah kita sudah dapat menyelesaikan satu kegiatan yang bermanfaat.  Jadi anak-anaku sekalian jangan terkontaminasi dengan lagu-lagu asing maupun lagu-lagu yang tidak sesuai usia kalian,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada pemenang lomba, dikatakannya, bagi peserta lomba yang belum meraih pemenang jangan berkecil hati, bahkan patut berbangga hati sebab telah mampu menjadi finalis dan tersaring memiliki suara terbaik.

“Selamat untuk Anak-Anakku yang mendapat predikat lebih dari yang lainnya . Yang lain ini bukan nya kalah tapi belum bisa mencapai nilai yang optimal, tapi kalian patut berbangga karena memiliki suara emas yang telah terpilih menjadi finalis” ucapnya.

Sementara Ketua Pelaksana Ir. Sri Noviadrianti menambahkan, adanya program ini merupakan kepedulian kepada anak-anak. Mengingat anak-anak di masa kini kebanyakan menyukai lagu yang tidak selayaknya dinyanyikan.

“Mereka banyak menanyikan lagu dewasa, sehingga mereka lupa lagu nasional bahkan ada yang tidak hafal. Kita mencoba mensosialisasikan dan mengingatkan kembali lagu-lagu anak  seperti ciptaan Ismail Marzuki,” terangnya.

Kegiatan ini dilakukan untuk tingkat Sekolah Dasar se-Sumsel, dimana dari 98 peserta lomba, yang tersaring hanya 20 finalis.

“Dari 20 finalis hanya dipilih 6 pemenang. Untuk kategori pemilihan lagu, menyanyikan lagu wajib Tanah airku. Sedangkan lagu pilihan ada 5 diantaranya Indonesia pusaka, Desa, Ibu Pertiwi, dan Kutilang,” tambahnya.

Adapun nama-nama pemenang, diantaranya, Juara I dengan nilai 1388 diraih oleh Siti Asiyah Ayu, Juara II dengan nilai 1372 dimenangkan oleh Nyiayu Revina dan Juara III berhasil diraih Syavira Keysa dengan nilai 1246. (rill)

Artikel Terkait