PALEMBANG — Setelah berhasil meluncurkan Laman Kota Bandung, Semarang clan Jakarta, Tokopedia bersama pemerintah provinsi Sumatera Selatan meluncurkan Laman Kota Palembang.

Halaman khusus bagl UMKM asal Palembang yang terintegrasi langsung dengan Tokopedia ini diresmikan di Emilia Hotel by Amazing Palembang oleh COO Tokopedia Leontinus Alpha Edison, Jumat (28/7).

COO Tokopedia Leontinus Alpha Edison di sisi lain mengatakan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi hingga 58% terhadap GDP Indonesia, namun kebanyakan masih offline. Padahal saat ini ada lebih clari 100 juta pengguna intemet di Indonesia yang menjadi pasar sangat menjanjikan menurutnya.

“UMKM yang belum goes online bukan sekadar membutuhkan akses ke pasar. Hal yang tidak kalah panting adalah pelatihan sehingga produk memiliki daya saing, akses ke infrastruktur clan tidak jarang akses ke permodalan. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan inilah yang akan menjadi solusi hulu ke hllir,” tambah Leon.

Tokopedia juga optimis terhadap kerja sama ini karena sebelum kerja sama saja transaksi masyarakat Palembang dl Tokopedia sudah terjadl secara sangat signinkan. Sepanjang bulan Juni 2017 kemarin, lewat platform Tokopedia, masyarakat Palembang sudah berhasil menjual sebanyak 27.333 produk ke seluruh Indonesia dan membeli sebanyak 145.624 produk darl berbagai pelosok Indonesia.

“Hal lnl berarti Palembang telah membantu terciptanya 172.957 (data Tokopedia per 26/7/2017 pukul 13.27 W18) peluang dan kepercayaan di Indonesia sepanjang bulan Junl 2017 kemarin,” ungkapnya.

Laman Kota sendiri merupakan sebuah inisiatif yang dilakukan oleh Tokopedia dengan pemerintah kota setempat dalam menunjang ekonomi inklusif, sesuai dengan program Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan misi Presiden Jokowi dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, dengan target potensi pasar sebesar 130 miliar USD.

Dalam acara peresmian Laman Kota Palembang, Leon menegaskan bahwa kerja sama ini hanyalah permulaan dari masa depan open government yang transparan, cashless society yang penuh kemudahaan, serta smart city yang berbasis big data.

Leon membayangkan bagaimana subsidi-subsidi dari pemerintah setempat bisa dimonitor secara real time atau kemudahan hidup yang bersifat cashless society dimana pembayaran SIM, tilang, uang sekolah, biaya pembuatan passport, uang keamanan dan sebagainya bisa dilakukan secara online dimana saja kapan saja, hingga pemanfaatan big data dari transaksi jual beli online yang terjadi di wilayah ini dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Lewat big data yang dimiliki oleh Tokopedia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bisa menganalisa produk-produk asal Palembang apa yang diminati dari seluruh Indonesia, demikian juga apa yang diminati oleh masyarakat Palembang. Hal ini bisa membantu pengambilan keputusan, misalnya untuk mendorong sektor»sel<tor industri kecil menengah yang bisa mengurangi ketergantungan Palembang terhadap produk impor atau inisiatif lainnya yang mendukung perkembangan UMKM, sekaligw mendorong ekonomi inklusif,” tutupnya. (Juniara)

RelatedPost