PALEMBANG — Banyaknya kejadian terorisme beberapa waktu lalu yang dianggap sudah meresahkan berbagau pihak, baik itu sasarannya kepada masyarakat, tempat-tempat ibadah, tempat keramaian hingga menyasar kepada aparat kemanan membuat jajaran Polda Sumatera Selatan dan Kodam II/Sriwijaya menggelar apel bersama.

Ancaman tersebut tentu harus disikapi secara maksimal oleh penegak hukum terutama dari pihak TNI dan Kepolisian yang tentunya merupakan garda terdepan dalam memberikan keamanan kepada Negara dan setiap masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Selatan.

Pangdam II Mayjen TNI AM, Putranto usai memimpin apel gabungan TNI,Polri dan Satpol PP di Mapolda Sumsel, Jumat (7/7) mengungkapkan bahwa hal ini merupakan apel kesiapan TNI, Polri Serta Pol PP dalam memberikan kepecayaan diri kepada masyarakat bahwasanya aparat siap memberikan keamanan dan siap mencegah ancaman teroris apapun bentuknya.

Ditegaskannya, kepada semua pihak jangan coba-coba mengancam keamanan Negara, jika itu terjadi maka TNI, Polri siap untuk menghentikannya secara tegas. “ Saya tegaskan kepada semua prajurit baik TNI, Polri serta Pol PP harus siap secara baik menjalankan tugas sesuai standar yang berlaku, latian kesiapan tentu sangat diperlukan dalam rangka berjaga-jaga,” tegasnya.

Pangdam juga menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga Sumsel dan masyarakatnya merasa aman dan nyaman dalam menjalankan kehidupan dan aktivitas sehari harinya, yang tentunya tidak hanya dalam bentuk komitmen saja akan tetapi diwujudkan dalam bentuk realita.

TNI,Polri, serta Pol PP dipersiapkan secara bersama, yakni melalui latian bersama seperti bela diri, kesiapan lainnya yang diharapkan akan semakin memperkuat masing-masing personil untuk mengatisipasi ancaman apapun yang bisa terjadi.

“Latihan ini kita lakukan bersama dimaksud untuk menyamakan persepsi dan fikiran yang sama dalam menjalankan tugas mendatang,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam kesempatan yang sama menyampaikan, sel-sel teroris sasarannya kedepan adalah pihak keamanan, oleh karenya perlu kesiapan bersama dalam mencegah ancaman teroris.

“ Kita libatkan semua pihak baik TNI, Polri dan Pemda untuk mencegah mulai dari sendiri hingga hal-hal yang dapat mengancam kemanan dilingkungan masing-masing, “ tutupnya. (Juniara)

Artikel Terkait