PALEMBANG — Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Ahmad Mirza secara langsung membuka seminar dan seleksi pelaku usaha bertemakan ‘Menuju Desain Nusantara Yang Berkualitas di Hotel Aston, Selasa (21/03).

Seminar yang diadakan merupakan kerjasama antara Direktorat Jendral Pengembangan Produk Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan dengan Dinas Perdagangan Sumsel dengan tujuan Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan.

“Program ini adalah unggulan dari Kementerian Perdagangan yang rutin dilakukan setahun sekali,” ujarnya.

Lanjut Mirza, bagi pemerintah provinsi Sumsel ini adalah program yang baik, kegiatan dari bakal usaha sampai produknya jadi.

“Sebagai contoh produk fashion pelatih didatangkan langsung dari ikatan desainer Indonesia. Peserta akan diajarkan bagaimana memotong bahan kemudian bagsimana menjahit dilanjutkan cata membuat fashion baju sampai jadi kemudian diajak pameran fashion,” jelasnya.

Dikatakannya, Untuk Sumsel perajin usahs industri akan berbasis karet. Hal tersebut didasarkan pada karet yang menjadi komoditas unggulan terbesar d8 Indonesia bahkan dunia. Produk karet Sumsel 98 persen diekspor, baru tahun lalu ada perajin yang membuat kerajinan berbasis karet.

“Kita inginkan hilirisasi produk yang berbasis karet yang oada akhirnya produk jadi. Kami mengajak pengusaha untuk membuat produk brrbasid katet yang inovatif untuk menunjang Asian Gsmes 2018,” katanya.

Diungkapkannya, target dari kegiatan ini untuk meningkatkan ekspor,  tapi dalam peningkatan ekspor Sumsel tentu harus adanya kemudahan kemudahan

Sementara itu David Marpaung dari Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan mengatakan, Ini adalah produk dari Kementerian perdagangan Designer Dispatch Service (DDS) untuk pendamping para usaha bagaimana cara untuk mengeskpor produknya dalam rangka Asian Games 2018.

“kita berharap dapat membuat market baru, para turis mancanegara dapat membeli oleh-oleh dari bahan baku karet. Selain itu kita akan mendampingi mereka lebih kurang setahun sebelum mereka mendapatkan pasar nanti.  Tes pasarnya kita akan bawak mereka ke expo Indonesia ke 32 di Jakarta,  sampai mereka mendapatkan produk,” tutupnya.(juniara).

Artikel Terkait