Meski dibayangi sejumlah rumor ketidakpastian mengenai babak kualifikasi, namun tim Pra PON Sumsel tetap fokus dan terus mempersiapkan diri. Sebelumnya, hampir di seluruh zona kualifikasi PON 2016, pertandingan gagal digelar karena tidak mendapatkan izin kepolisian.

“Kita tetap berlatih, karena sejauh ini untuk wilayah Sumatera belum ada pemberitahuan baru mengenai babak kualifikasi PON. Kecuali nanti ada edaran resmi seperti wilayah Kalimantan, jadi tim tetap berlatih seperti biasa dan seluruh pemain sudah kita pesan untuk tidak terpengaruh,” ungkap asisten manajer tim Pra PON Sumsel, Bambang Supriyanto saat dihubungi Minggu (25/10) siang.

Menurutnya, tim Pra PON Sumsel enggan berkomentar terlalu jauh mengenai hal ini dan berharap semua pihak dapat bersikap dingin dalam menyelesaikan semua masalah. “Bagi Asprov PSSI Sumsel, apa yang kami lakukan saat ini tidak hanya untuk PON semata, melainkan juga sebagai bentuk pembinaan pemain muda. Jadi kami terus fokus berlatih karena ada sasaran lain setelah PON, salah satunya adalah menyalurkan bibit berbakat kita ke sejumlah klub ISL dan prioritas utamanya adalah Sriwijaya FC,” tegasnya.

Terkait persiapan tim, anak asuh Rudy Keltjes ini pun sudah dijadwalkan untuk melakukan uji coba melawan tim Pra PON Jambi, Kamis (29/10) sore mendatang di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. “Uji coba ini sengaja kami gelar,karena pasca try out ke Jawa Timur bulan lalu, tim Sumsel tidak melakukan laga kompetitif lagi karena kesulitan mencari lawan tanding sepadan di Palembang,” jelasnya.

Selama di Jatim lalu, Teja Paku Alam dkk sendiri mencatat hasil cukup mengesankan dengan catatan tidak terkalahkan dari 3 pertandingan yang dimainkan. Melawan Jatim yang berstatus unggulan di PON mendatang, tim Sumsel berhasil menang dengan skor 2-1, kemudian unggul 1-0 atas Papua Barat dan hanya tertahan imbang tanpa gol sewaktu bersua Papua.

Asprov PSSI Sumsel sendiri mentargetkan dapat lolos ke PON 2016 setelah di 2 PON sebelumnya selalu gagal di babak kualifikasi. Tim Pra PON Sumsel sendiri banyak diisi oleh pemain SFC U21 yang dalam 2 musim terakhir mampu menjadi yang terbaik di kompetisi ISL U21 plus pemain binaan Asprov PSSI Sumsel yang sudah disaring sejak tahun lalu melalui seleksi dan ajang Porprov.