PALEMBANG — Tim kajian Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Selatan mulai bergerak melakukan pengkajian untuk merenovasi Pasar Cinde.
Dikatakan Ketua Tim Kajian Cagar Budaya Pasar Cinde, Irene Camelyn Sinaga, Sabtu (19/11), pihaknya telah melakukan konsolidasi dan tim cagar budaya telah siap melakukan survei dan peninjauan ke Pasar Cinde Palembang.
Tim cagar budaya yang terdiri dari 26 anggota ini juga melibatkan stakeholder dan pemprov Sumsel untuk memberikan masukan. Dalam hal ini memang tidak ada persiapan khusus untuk mengkaji Pasar Cinde Palembang, sehingga waktu yang dibutuhkan tidak begitu lama.

Dijelaskan, untuk target tahap pengkajian tidak ada yang menargetkan kapan akan selesai, namun yang jelas sesuai dengan arahan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin untuk bergerak secepat mungkin.

“Persiapan khusus tidak ada karena persiapan tidak rumit. Hanya bertemu, diskusi dan memutuskan langkah-langkah yang dilakukan setelah pengkajian,” jelasnya.

Irene juga berharap, pengkajian nantinya akan mendapatkan win-win solution sehingga dapat diproses dengan cepat dan pembangunan Pasar Cinde Palembang juga akan cepat direvitalisasi menjadi Pasar Modern sesuai dengan rencana Pemprov Sumsel selama ini.

“Tim kajian ini akan berada disini sampai tanggal 21 November mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan  Setda Sumsel, Yohanes H Toruan mengatakan, pengembangan Pasar Cinde Palembang itu prinsipnya dapat dilakukan dan sesuai target.

Dikatakannya, mengingat desain pasar tersebut pada 20 Oktober yang semula diajukan pengembang telah direvisi menyesuaikan dengan zonasi dan tetap mempertahankan struktur asli Pasar Cinde terutama tiang cendewan.

“Sebenarnya desain sudah ada dari pengembang tapi masih perlu minta penjelasan spesifikasi detail bangunan. Jangan sampai ada perbedaan pemahaman terhadap desain Pasar Cinde,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost