PALEMBANG — Meski mampu membuat 1 assist di laga debutnya bersama Sriwijaya FC, namun Tijani Belaid mengaku sangat sedih karena laskar wong kito harus kehilangan poin di kandang saat laga melawan Sriwijaya FC, Rabu (3/5) malam di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Menurutnya, secara kualitas permainan, SFC bermain jauh lebih baik ketimbang tim tamu namun harus kalah karena kebobolan gol akibat kesalahan sendiri. “Di babak kedua, tim lawan bahkan hanya punya 1 peluang yang berasal dari kesalahan sendiri. Dalam kondisi normal saya pikir SFC bisa memenangkan pertandingan dengan selisih 1 gol lebih atas Bhayangkara,” jelasnya saat ditemui di sesi latihan SFC, Kamis (4/5) sore di stadion GSJ.

Terkait penampilannya sendiri, marquee player SFC ini mengaku cukup puas walau merasa masih banyak kekurangan yang harus diperbaikinya kedepan. “Saya baru berlatih 2 kali dan masih jet lag, saya merasa fisik belum siap 100 persen. Soal assist tentu saya senang bisa membantu pemain lain bikin gol, tetapi itu tidak berarti karena tim kalah, jadi saya kecewa dan sedih,” ujar pemain asal Tunisia ini.

Sementara itu, pelatih SFC Oswaldo Lessa juga memuji penampilan Tijani di laga perdananya bersama Alberto Goncalves dkk. “Dia punya kualitas yang bisa meningkatkan kemampuan tim, passing bagus dan akurasi free kick yang baik. Di babak kedua, saya memberikan kesempatan buatnya selama 20 menit. Karena saya yakin jika kita dapat pelanggaran di sekitar penalti lawan, dia bisa bikin assist atau gol. Tetapi setelah 20 menit, kondisi fisiknya sangat menurun sehingga saya putuskan untuk menariknya keluar. Sekarang kami akan fokus meningkatkan kebugarannya agar di laga berikutnya bisa bermain lebih baik lagi,” jelasnya. (dedi)

Artikel Terkait