Banyak pecinta Sriwijaya FC mempertanyakan kegagalan Raphael Maitimo dalam mengeksekusi penalti saat melawan Semen Padang, Selasa (7/4) lalu. Beberapa fans juga menganggap strategi pelatih Kabau Sirah dengan menarik pemainnya ke luar lapangan selama beberapa menit juga mempengaruhi mental pemain SFC

Pelatih laskar wong kito, Beny Dollo sendiri memang menjelaskan bahwa dalam sesi latihan, pemain naturalisasi asal Belanda tersebut selalu berhasil sehingga dijadikan eksekutor pertama. “Semua sudah kita pilih sebelum pertandingan dan dicoba saat sesi latihan, namun kadang kejadian di lapangan sangat dinamis, bisa saja berubah karena kondisi tertentu,” jelasnya.

Kapten SFC, Titus Bonai pun angkat bicara mengenai kejadian ini dan menyatakan bahwa saat mendapat hadiah tendangan penalti, Maitimo memang menyatakan siap mengambilnya. “Dia berbicara ke saya dan mengaku siap, tentu kita harus memberikan kepercayaan. Karena walau sudah ada yang ditunjuk, tapi yang bersangkutan tidak siap justru akan lebih berbahaya,” ungkapnya.

Meski tendangan penalti tersebut gagal berbuah gol, namun dirinya kedepan tetap akan memberikan kesempatan kembali jika memang Maitimo siap. “Pemain kelas dunia juga bisa gagal, terlepas dari penalti tersebut sebenarnya banyak peluang lain yang seharusnya kemarin dapat diselesaikan menjadi gol. Ini pelajaran berharga buat kedepannya,” jelas ayah dari 2 putri ini.

Menurutnya, selama sesi latihan selama ini seluruh pemain juga selalu melatih formasi menghadapi bola-bola mati baik saat menyerang maupun bertahan. “Sejauh ini hasilnya cukup positif, terbukti ada beberapa gol yang tercipta melalui skema yang sudah kita latih sebelumnya,” tambahnya.

Salah satunya adalah melalui tendangan bebas Ferdinan Sinaga di ajang pra musim SCM Cup, kemudian gol Raphael Maitimo kemarin yang juga lahir dari proses yang sama. Sementara 3 gol juga berhasil diciptakan dari skema bola mati dan semuanya disumbangkan oleh Goran Ljubojevic lewat sundulan kepalanya. Yang pertama saat uji coba melawan Persis Solo, kontra PSPS di ajang turnamen Piala Gubernur Sumsel serta terakhir melawan Semen Padang di turnamen yang akhirnya dimenangkan oleh SFC tersebut.

Artikel Terkait