Usai dialog bersama dengan anggota DPR RI dari Komisi IX, Kamis (26/3) malam, PSSI beserta PT Liga Indonesia dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akhirnya sepakat bahwa kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2015 akan tetap bergulir pada 4 April mendatang. Dalam Rapar Dengar Pendapat Umum tersebut, meski 6 klub dinyatakan masih belum memenuhi syarat yang ditetapkan, namun semua pihak menyepakati bahwa ISL tidak akan diundur kembali.

Kabar tersebut sendiri disambut gembira oleh seluruh punggawa Sriwijaya FC yang mengaku sudah cukup lelah menanti kepastian mengenai pelaksanaan ISL 2015. “Yang pasti kabar ini sangat menggembirakan dan membuat seluruh pemain akan tambah bersemangat, karena selama ini suka tidak suka ada pengaruhnya,” ungkap kapten tim laskar wong kito, Titus Bonai saat ditemui di Mess Pertiwi, Jumat (27/3) siang.

Menurutnya, sebagai pemain dirinya merasa selama ini mengalami penurunan semangat karena tidak ada kepastian mengenai jadwal pertandingan. “Sangat beda, sekarang dengan adanya kepastian ini maka kita dapat mengatur peak performance di lapangan. Kami memang memain profesional, namun jika terus menerus diundur maka semangat juga akan berkurang, sebab hasil di latihan tidak akan berguna,” tambahnya.

Eks pemain Persipura ini pun menjanjikan SFC kedepannya akan tampil lebih menggigit ketimbang sebelumnya. “Jika ada pihak yang mengatakan bahwa SFC kemarin tampil menurun saat di Piala Gubernur Sumsel Cup, kami juga memakluminya. Meski sudah bermain fokus, tapi harus diakui ada penurunan bila dibanding saat Trofeo Persija atau SCM Cup, tapi percayalah dengan kepastian ini maka SFC akan meledak saat ISL nanti,” tegasnya.

Dirinya pun berharap kepastian ini pun diikuti dengan tidak adanya perubahan jadwal pertandingan seperti yang sudah disusun sebelumnya. “Tim pelatih sudah menyusun pola latihan dan strategi untuk menghadapi PBR serta Semen Padang, tentu jika berubah maka harus diatur ulang. Kalaupun ada penyesuaian maka harus cepat dikabarkan ke klub peserta,” harapnya.

Diakuinya, kondisi tim SFC sebelumnya memang sempat mengalami kejenuhan pasca terus diundurnya jadwal kompetisi. “Saya maklum, karena selama ini pemain sudah bekerja keras saat latihan maupun pertandingan. Apalagi manajemen juga sangat serius untuk mewujudkan target juara dengan menggelar persiapan paling awal dari Desember tahun lalu,” ungkap ayah dari 2 putri ini.