Kapten tim Sriwijaya FC, Titus Bonai akhirnya angkat suara mengenai kondisi terakhirnya. Sebelumnya, beberapa pihak sempat merasa kecewa dengan sikap Tibo yang cukup lama meminta izin pulang ke Jayapura untuk urusan keluarga.

“Saya pikir semua orang berhak berkomentar, namun fokus saya untuk tim. Saya tidak perlu banyak berkomentar karena sebenarnya selama ini semua yang saya lakukan di Jayapura sudah diketahui pihak manajemen, bahkan hampir setiap hari atau minimal 2 hari sekali kita selalu menghubungi manajer atau sekretaris tim SFC,” ujar Tibo, Jumat (13/3) siang.

Menurutnya, awalnya dirinya memang meminta izin untuk pulang ke Jayapura guna menghadiri pemakaman kakak kandungnya yang meninggal (18/2) lalu. “Dan memang adat di Papua ada beberapa prosesi yang harus diikuti, sekitar 3-4 hari lamanya. Setelah itu, saya mendapat musibah terkena sakit demam panas yang cukup tinggi,” jelasnya.

Saat terkena demam tersebbut, Tibo mengaku sampai dilarikan ke RS di Jayapura untuk menjalani perawatan. “Selain saya, anak saya pun juga terkena sakit yang sama. Menjaga dari hal-hal yang lebih berbahaya maka keluarga pun memutuskan saya dirawat terlebih dulu di Jayapura da itu pun sudah sepengatahuan pihak manajemen SFC,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tibo mengatakan bahwa dirinya memiliki komitmen yang tinggi bersama SFC musim ini. “Tidak adil rasanya jika seseorang itu hanya dilihat dari masa lalunya. Dan saya juga tidak ambil pusing, tugas saya sekarang adalah bagaimana membayar kepercayaan manajemen SFC dan bekerja keras bersama seluruh pemain untuk meraih gelar juara ISL nantinya,” tekadnya.

Menurutnya kini dirinya sudah jauh berubah ketimbang beberapa waktu lalu. “Anak adalah alasan saya untuk berbuat lebih baik saat ini. Kedua putri saya adalah motivasi terbesar sekarang dan bersama SFC saya yakin akan mampu mewujudkan yang terbaik. Di dalam tim kami semua terus berkembang, tidak ada batasan antara pemain senior-junior atau merasa yang paling bintang, semua mau bekerja keras dan itu adalah poin terpentingnya,” pungkasnya.

Sementara itu, sekretaris tim SFC Ahmad Haris membenarkan pernyataan Tibo. “Saat di Jayapura, saya selalu berkomunikasi dengannya. Dan saat dirawat di RS, maka saya juga tetap diberitahu oleh istrinya. Sejauh ini sikap Tibo di dalam tim juga bagus dan tidak terlihat seperti apa yang terlihat di media beberapa tahun lalu,” ungkapnya singkat.