Meraih gelar juara kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2015 adalah target yang diusung oleh manajemen Sriwijaya FC musim ini. Dan meskipun pelaksanaannya belum dapat dipastikan, namun kapten laskar wong kito Titus Bonai sudah memiliki daftar tim yang harus diwaspadai sebagai saingan terberat mengembalikan gelar juara ke Palembang tersebut.
Menurutnya, eks klubnya yakni Persipura Jayapura merupakan ancaman paling serius dalam perburuan juara di ISL nanti. Materi pemain yang tidak banyak berubah merupakan salah satu alasan mengapa Tibo mengunggulkan skuad Mutiara Hitam tersebut.

“Hampir setiap musim mereka selalu bisa mempertahankan kerangka timnya, seperti musim ini dimana Persipura hanya menambah beberapa pilar tambahan seperti Lancine Kone, Zulham Zamrun dan mengembalikan Ricardo Salampessy,” ungkapnya. Ketiga pemain tersebut menurutnya akan melengkapi kekuatan musim lalu yang terdiri dari Boas Solossa, Robertino Pugliara dan Lim Jun Sik.

“Kemudian Bio Paulin sekarang juga sudah dinaturalisasi dan ditambah semangat mereka setelah kekalahan menyakitkan di final musim lalu. Selain itu Persipura sudah bermain secara resmi musim ini di ajang AFC Cup, tentu itu juga sebuah keuntungan,” tambahnya.

Setelah Persipura, Tibo menyebut ancaman lain akan datang dari Arema Cronus. “Tim ini hampir sama seperti Persipura, tidak terlalu banyak bongkar pasang pemain. Selama pra musim mereka juga sudah memperlihatkan kestabilan permainan,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai juara bertahan Persib Bandung, Tibo menganggap kekuatan Maung Bandung kini sudah banyak berubah. “Apalagi faktor motivasi, biasanya tim yang sudah juara akan kendor di musim selanjutnya,” tandasnya.
Meskipun begitu, menurutnya kekuatan tim di ISL musim ini cukup merata. “Saya pikir kita harus optimis dengan kemampuan tim sendiri, sejauh ini pemain SFC mau bekerja keras. Tidak ada yang perlu ditakutkan, saat ini yang kami butuhkan pertama kali adalah kepastian mengenai bergulirnya ISL terlebih dulu, karena sangat berpengaruh ke psikologis pemain,” pungkasnya.