Mantan pemain Sriwijaya FC musim lalu, Syamsir Alam tidak terlihat dalam 19 pemain yang dibawa oleh manajemen Pelita Bandung Raya dalam lawatannya ke Palembang, Kamis (2/4). Saat dikonfirmasi kepada pelatih kepala PBR, Dejan Antonic mengaku bahwa dirinya memang gagal memboyong Syamsir ke Palembang karena masih terganjal izin administrasi.

“Syamsir ditinggal karena ada masalah dengan ITC, dalam kondisi normal seharusnya dia ikut kesini,” jelas Dejan saat ditemui di Hotel Rio yang menjadi home base PBR selama away di Palembang. Dalam pandangannya, Syamsir sejauh ini sudah berusaha keras untuk mengembalikan kepercayaan dan kualitas dirinya yang musim lalu kurang berkembang.

“Syamsir pemain yang bagus, saya pikir dia tetap punya prospek yang bagus kedepannya. Dia mau kerja keras saat berlatih maupun bertanding,” ungkapnya. Pelatih yang juga pernah bermain di Liga Indonesia pun secara terang-terangan sangat menikmati melatih PBR yang didominasi oleh pemain muda.

“Sebagai contoh dua musim lalu Wildansyah disorot karena performanya yang menurun, namun saya bangga kini dia bermain di klub yang lebih besar. Begitu pun Kim Jefrey yang permainannya meningkat dan mendapat kesempatan panggilan ke timnas senior. Begitu pun keyakinan saya terhadap Syamsir Alam,” tambahnya.

Sementara itu, Syamsir Alam saat dikonfirmasi mengaku cukup kecewa gagal berangkat ke Palembang. “Saya sedih dan cukup kecewa karena sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga ini, namun ada kendala administrasi yang mesti diselesaikan terlebih dulu. Saya sangat ingin sekali bermain melawan SFC di Palembang, ” ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon,.

Alumnus SAD Uruguay ini pun menjelaskan dirinya kangen dengan suasana kota Palembang yang dinilainya memberikan banyak pengalaman kala masih bersama SFC. “Saya suka kota Palembang dan selalu memberikan kenangan baik selama di SFC. Mudah-mudahan nanti ada kesempatan untuk kembali, mohon doanya agar kedepan karier saya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Artikel Terkait