PALEMBANG — Asa Sumatera Selatan untuk merebut 1 tiket ke babak final cabor sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016 dipastikan tidak akan mudah. Apalagi di babak semifinal melawan Sulsel, Senin (26/9) sore di stadion Patriot Bekasi, tim Sumsel besar kemungkinan tidak akan diperkuat oleh salah satu pemain andalannya yakni Teja Paku Alam.

Kiper yang juga pemain senior Sriwijaya FC ini mengalami cedera di bagian jari tangan kirinya dan harus ditarik keluar di pertengahan babak pertama laga terakhir melawan Jateng (24/9) kemarin. Namun pelatih PON Sumsel, Rudy Keltjes mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan bakal absennya Teja dan memilih fokus ke seluruh pemainnya.

“Seorang kiper bakal mendapat masalah besar jika terus digempur pemain lawan. Dan itu bukan tanggung jawab dia saja, justru saya harus memastikan pemain di lini lain agar bola tidak sampai ke gawang kita,” ujarnya saat dihubungi Minggu (25/9) sore.

Menurutnya, kiper pengganti Jufrianto yang dimainkan saat laga melawan Jateng cukup tampil baik. “Saya tidak pernah meragukan kemampuan pemain yang sudah kami turunkan di lapangan. Dalam pandangan saya, Jufrianto pun kualitasnya tidak terlalu jauh dengan Teja. Tapi memang kurang pengalaman dan menit bermain saja selama ini,” ungkap pelatih senior ini.

Dirinya pun menyatakan tidak akan memaksakan dan mengambil resiko untuk memainkan Teja di babak semifinal. “Jika melihat cederanya, mungkin Teja akan kami simpan di babak semifinal nanti. Saya harus memastikan dia siap 100 persen terlebih dulu, selain itu karirnya juga masih sangat panjang, sayang jika nanti justru malah berbahaya,” tambahnya.

Sementara itu, Teja Paku Alam saat dikonfirmasi mengaku kondisinya kini sudah jauh membaik dan siap bila kembali diturunkan di babak semifinal. “Kemarin tulang jari tengah di tangan kiri sempat keluar dan rasanya sangat sakit sekali. Namun setelah mendapat perawatan akhirnya bisa masuk seperti semula, saat kejadian di lapangan itu sebenarnya saya sudah ingin masuk lagi,” ujar alumnus SFC U21 ini.

Cedera seperti ini pun diakui Teja baru pertama kali dialaminya sepanjang karier sepakbolanya. “Hari ini (Minggu, 25/9-red) saya dibawa ke RS untuk dirontgen dan memastikan kondisinya. Tapi kalau saya pribadi sudah tidak ada masalah, tergantung bagaimana keputusan pelatih nantinya. Jika diminta bermain, saya pasti akan siap,” pungkasnya. (dedi)

RelatedPost