Laskarwongkito.com — Terhitung sejak dilakukannya operasi zebra pada 16 hingga 29 November 2016 serentak di seluruh Indonesia, seluruh pengendara yang tak melengkapi surat kendaraan, tanpa pandang bulu akan dilakukan tindakan tegas. Operasi dengan kode ‘Zebra’ ini merupakan operasi resmi yang rutin digelar setiap tahun. Operasi Zebra diselenggarakan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran berlalu lintas, serta menyambut Operasi Lilin jelang Natal dan Tahun Baru.

Di Palembang sendiri, Operasi Zebra dilakukan semata-mata untuk menekan tingginya angka kecelakaan. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo. Dirinya menyebutkan berdasarakan data yang ada pada dirinya, untuk di Sumsel hingga Januari sampai saat ini kecelakaan lalulintas telah terjadi sebanyak 1088 kasus. Untuk korban yang meninggal dunia ada sekitar 500 orang, sedangkan luka berat sekitar 600an dan semua itu didominasi oleh R2. Ironisnya lagi, dari total seluruh jumlah tabrak lari ada sekitar 192 kasus.

Nah, untuk warga palembang khususnya, kepolisian kita melakukan operasi Zebra dilakukan secara berpindah-pindah tanpa ditentukan titik utama. Tapi ada beberapa tempat yang paling sering dilakukan operasi zebra. Berikut tempat-tempatnya..

  1. Jalan POM 9 (kampus)
  2. Depan Masjid Agung Palembang
  3. Simpang Sekip
  4. Simpang Polda
  5. Depan Pasar Cinde

Itulah tadi beberapa tempat di Palembang yang biasa terjadi operasi zebra. Untuk warga Palembang hendaknya lebih melengkapi surat kendaraan ya. Bukan malah menghindar dan lepas dari tanggung jawab sebagai pengendara yang taat akan aturan. (dil/red)

Related Post