Hilangnya sosok penjaga gawang senior Dian Agus Prasetyo langsung diantisipasi oleh manajemen Sriwijaya FC dengan mendatangkan kembali Teja Paku Alam. Jebolan SAD Uruguay ini memang dianggap sebagai sosok yang pantas menggantikan peran DAP di bawah mistar gawang laskar wong kito.

Menurut manajer SFC, Nasrun Umar pihaknya sengaja merekrut kembali Teja Paku Alam dengan sejumlah alasan. Penampilannya yang tergolong stabil selama memperkuat SFC U21 dan PON Sumsel merupakan faktor utama manajemen SFC berkeyakinan Teja akan mampu menggantikan peran DAP di kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) kedepannya.

“Di kompetisi ISC nanti kita ingin agar seluruh kiper muda kita nantinya dapat dimatangkan. Apalagi secara kualitas baik Teja Paku Alam, Yogi Triana atau Try Hamdani punya kemampuan yang cukup baik dan cuma perlu kesempatan untuk membuktikan diri,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini.

Pihaknya pun berharap datangnya Hendro Kartiko sebagai pelatih kiper SFC juga dapat membantu proses pematangan ketiga pemain muda tersebut. “Hendro punya pengalaman sebagai penjaga gawang timnas dan pernah juga bermain untuk SFC, kita harapkan ilmunya dapat ditularkan kepada pemain kita nantinya,” harapnya.

Sementara itu, Hendro KArtiko sendiri mengaku masih akan melihat kemampuan trio penjaga gawang SFC dalam beberapa hari kedepan. “Meski muda, mereka punya kemampuan yang cukup baik. Namun latihan akan sangat berbeda dengan pertandingan, saya masih perlu melihat mereka lebih lama lagi. Tantangan kedepan akan sangat berat, karena turnamen berbeda dengan kompetisi yang waktunya akan lebih panjang,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Teja Paku Alam sendiri berambisi merebut posisi penjaga gawang utama SFC senior. “Kesempatan ini tentu tidak akan saya sia-siakan, kepercayaan dari manajemen akan saya balas dengan penampilan maksimal saat latihan ataupun diturunkan. Yang pasti di tim senior tantangan lebih sulit, namun saya optimis dengan kerja keras bisa mewujudkan target tersebut,” ungkap Teja yang dalam 2 musim terakhir sukses membawa SFC U21 melaju ke final ISL U21 dan menjadi pilar penting dibalik lolosnya tim sepakbola Sumsel ke PON XIX Jabar.

 

Artikel Terkait