PALEMBANG — Setelah harus menjalani perawatan selama seminggu di RS Bari Palembang, Teja Paku Alam akhirnya diperbolehkan pulang, Selasa (19/5) siang. Penjaga gawang Sriwijaya FC ini memang harus dirawat secara intensif karena mengalami demam tinggi yang membuatnya absen di laga terakhir melawan Semen Padang (15/7) lalu.

Meskipun sudah diperbolehkan pulang, namun kiper jebolan SFC U21 ini belum diperbolehkan untuk beraktifitas kembali ke lapangan hijau. Bahkan diperkirakan Teja Paku Alam masih harus absen di 3 laga SFC berikutnya yakni saat menjamu Persela Lamongan (21/7) dan Perseru Serui (27/7) serta ketika melawat ke kandang Barito Putera (1/8) mendatang.

Hal ini disampaikan oleh dr Ibadurahman, dokter tim laskar wong kito saat ditemui di RS Bari Palembang, Selasa (19/7) siang. Menurutnya, kondisi Teja saat ini sudah membaik namun akan sangat riskan bila langsung dipaksakan berlatih keras seperti biasa. “Kondisinya kini sudah jauh lebih baik ketimbang seminggu lalu, namun tidak mungkin dapat langsung berlatih penuh. Perlu pelan-pelan dan setidaknya 10 hari kedepan masih perlu pemulihan lagi, setelah itu dirinya baru bisa mengembalikan fisiknya seperti semula,” jelasnya.

Teja sendiri diperbolehkan pulang karena berdasarkan pemeriksaan terakhir pihaknya, trombosit Teja yang sebelumnya sempat rendah kini berangsur pulih. “Sudah mencapai 139 dan itu cukup baik, idealnya mencapai 150 namun kita perbolehkan pulang karena sudah diatas 100. Kemarin saat beberapa hari dirawat trombositnya sempat mencapai 59,” ungkapnya. Selama seminggu dirawat, Teja sendiri sudah menghabiskan 21 botol cairan infuse.

Sementara itu, manajer SFC Nasrun Umar di tengah kesibukannya menyempatkan diri mengunjungi Teja Paku Alam di RS Bari. Saat bertemu, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumsel ini mendoakan agar sang pemain dapat kembali berlatih dan merumput seperti biasa. “Semua pemain SFC sudah saya anggap seperti anak sendiri, saya pun tidak akan memaksakan agar si pemain kembali berlatih bila kondisinya belum benar-benar pulih,” tegasnya.

Teja sendiri mengaku mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantunya saat menjalani perawatan di RS Bari Palembang. “Manajer dan manejemen SFC, tim PON Sumsel saat menguatkan mental serta semangat saya. Begitu juga keluarga besar RS Bari yang juga sangat baik dalam melayani penyembuhan saya, dukungan mereka membuat saya tidak sabar lagi untuk segera berlatih dan membantu rekan-rekan yang lain,” ujarnya singkat. (dedi)

RelatedPost