PALEMBANG — Sempat melontarkan keinginan untuk mempertimbangkan mundur dari pelaksanaan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Presiden SFC Dodi Reza Alex menyatakan pihaknya akan terus melanjutkan 9 partai tersisa musim ini. Hal ini menurutnya setelah pihaknya melakukan rapat internal manajemen dan dengan beberapa pertimbangan.

Namun dengan tegas Presiden SFC menyatakan bahwa pelaksanaan kompetisi TSC 2016 sudah ternoda akibat ulah oknum wasit yang sengaja merusak beberapa pertandingan yang sudah dilaksanakan sejauh ini.

“Ada beberapa kemenangan SFC yang kemudian dirampok oleh wasit dan itu sangat jelas terlihat. Namun setelah melakukan rapat, kami menyatakan tidak akan mundur. Hal-hal seperti ini, intimidasi atau kecurangan tidak akan membuat kami lemah, justru sebaliknya malah aka bertambah kuat,” tegasnya.

Anggota DPR RI ini juga menghimbau agar jajaran maajemen SFC tetap melakukan protes sesuai aturan. “Jangan dianggap kami diam, SFC akan melawan balik. Namun tentu sesuai aturan, statuta yang berlaku dan kami akan memberikan pernyataan keras agar hal seperti ini tidak akan terjadi di kompetisi selanjutnya. Bersama klub lain, kami juga akan mengeluarkan rekomendasi apabila ada turnamen maka kejadian-kejadian seperti di TSC 2016 mendapat perhatian khusus,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dodi juga terus mengingatkan kepada seluruh punggawa SFC untuk terus menghormati wasit saat di lapangan. “Namun mereka juga harus mengerti bahwa hal buruk seperti memihak kepada salah satu tim saat pertandingan justru merugikan profesi wasit itu sendiri. Kami sangat berharap pelaksanaan Kongres PSSI nanti dapat memperbaiki hal ini,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta agar sponsor SFC tetap tenang dan terus memberikan support kepada klub asal Sumatera Selatan ini.Kami akan bersatu padu memberantas praktik kecurangan ini, jadi jangan khawatir prestasi SFC akan turun atau mundur dari kompetisi. Sejauh ini jajaran manajemen terus berupaya agar SFC terus eksis dan menjadi klub yang sehat, kemarin pun kita mungkin menjadi satu-satunya klub yang mengikuti tax amnesty,” ungkapnya. (dedi)

RelatedPost