PALEMBANG — Dengan mengandalkan keindahan arsitektur rumah panggung berusia lebih dari 250 tahun, Kampung Al Munawwar menjadi salah satu objek wisata andalan Kota Palembang.

Kampung Al Munawwar terletak di kawasan pemukiman yang dihuni oleh masyarakat keturunan arab yang berada di kelurahan 13 Ulu Palembang.

Beragam budaya arab yang sudah menyatu dengan budaya lokal seperti peringatan isra miraj, shalawat maulid nabi dan 20 malam penutupan juga menjadi keunikan diharapkan mampu menarik minat wisatawan. Belum lagi hidangan kuliner timur tengah dipadu dengan kopi khas Kampung al Munawwar yang sayang untuk dilewatkan.

“Kampung ini saya anggap sudah layak untuk menjadi salah satu destinasi wisata. Meski dikenal dengan kampung arab, masyarakatnya harus lebih terbuka dengan beragam perbedaan budaya agar lebih maju,’ ujar Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gede Titana, dalam sambutannya pada Peresmian Kampung Al Munawwar, Sabtu (11/2).

Meski telah ditetapkan sebagai kampung wisata, Kampung Al Munawwar dinilai masih harus meningkatkan fasilitas sebagai objek wisata unggulan. Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, mengatakan, selain kemanan, kebersihan menjadi salah satu faktor penting untuk melayani wisatawan yang datang. Terlebih nantinya ribuan wisatawan akan berkunjung ke Kampung ini saat pelaksanaan Asian Games 2018.

“Tadi saya tanya public toiletnya ternyata belum ada. Itu harus dipikirkan. Kalau ada tamu yang menginap dirumah warga juga harus standar kamar mandi dan toiletnya,” Ungkap Alex.

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo, mengaku siap untuk mengembangkan pariwisata Palembang. Kampung Al Munawwar diharapkan dapat menjadi pemicu pengembangan potensi wisata lainnya.

“Tahun ini kami juga akan mengembangkan kawasan Kampung Kapitan. Ini sangat penting karena bertepatan dengan momen Asian Games. Kita inigin Palembang dikenal dunia internasional,” pungkasnya. (juniara)

Artikel Terkait