PALEMBANG — Meskipun provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gagal meraih target 10 besar dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke XIX yang diselenggarakan di Jawa Barat, hal ini tidak membuat kota pempek berkecil hati.

Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin mengatakan kegagalan atlet Sumsel bukan di karenakan tuan rumah PON memihak atlet-atletnya, melainkan Sumsel terlalu fokus untuk membangun sarana prasarana olahraga dibandingkan mengoptimalkan atlet dan pembina Sumsel.

“Kita akan evaluasi dimana salahnya, tidak boleh alasan karena menyalahkan ruan rumah PON yang memihak atau apalah yang lain, kalau gagal  ya gagal kita harus lapang dada menerima ini dan untuk PON berikutnya kita harus mengoptimalkan atlet dan pembina kita,” ungkapnya, di Griya Agung (03/10).

Dikatakan Alex, Sumsel sudah mempunyai fasilitas-fasilitas yang bagus juga lengkap untuk melatih atlet-atlet Sumsel, tinggal mencari pelatih yang profesional untuk melatih atlet-atlet Sumsel.

“Tinggal mencari pelatih yang bagus , kalau sudah ada kalau perlu ditambah, dan kalau perlu kita mencari pelatih asing,”jelasnya.

Diharapkan Alex untuk kedepan dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di Provinsi Sumsel dan untuk PON berikutnya agar lebih bagus. “Setelah hasil evaluasi ini kita harapkan atlet dan pembina agar manfaatkan fasilitas yang lengkap ini, tinggal mencari pelatih yang profesional kalau bisa pelatih asing, dan kita juga berharap PON tahun depan lebih bagus,” tutupnya. (juniara)

RelatedPost