Meskipun sudah dipastikan bertemu dengan Persebaya di babak 8 besar Piala Presiden 2015, namun Sriwijaya FC ternyata tidak akan memainkan leg pertama di Surabaya yang selama ini menjadi kandang Bajul Ijo. Pasalnya dalam sesi drawing di Royal Kuningan Hotel, pihak promotor sudah menyampaikan keinginan Persebaya untuk memindahkan home basenya selama babak 8 besar ini.

“Untuk leg pertama yang digelar 19-20 September ini, semua baru akan diputuskan secara resmi pada Senin (14/9) mendatang, yang jelas SFC akan bertandang terlebih dulu ke Bali. Ini merupakan kesepakatan yang sudah disampaikan manajemen Persebaya saat drawing,” jelas Faisal Mursyid, sekretaris PT SOM yang menjadi perwakilan SFC saat proses drawing berlangsung.

Selain hal tersebut, dirinya juga menyampaikan beberapa hal penting lainnya yakni mengenai tidak adanya pemutihan Kartu Kuning untuk babak 8 besar. “Pemutihan KK baru akan dilakukan pada babak final, seluruh tim peserta babak 8 besar juga tidak dapat melakukan penambahan pemain lagi,” tambahnya.

Faisal juga menyatakan bahwa selama 8 pertandingan di perempat final ini juga akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Jokowi. “Jadi nantinya Jokowi akan menonton salah satu pertandingan di babak 8 besar, bisa saja partai yang dimainkan di Bandung, Makassar atau Palembang. Stadion GSJ sendiri saya sampaikan saat pertemuan nanti sudah siap menggelar pertandingan karena sudah terbiasa menjadi tuan rumah event internasional, soal asap pun kita tegaskan bahwa semua akan normal sebelum 20 September nanti, jadi tidak ada masalah,” pungkasnya.