PALEMBANG — Menjadi tuan rumah Asian Games 2018 rupanya menarik perhatian Center for Research on IOT, Data Science and Resiliency untuk memberikan dukungan penuh berupa instalasi sensor cuaca.

Pemasangan instalasi sensor cuaca tersebut ditempatkan di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) yang berfungsi sebagai sensor jaringan ketahanan dan sensor cuaca yang akan mengirimkan sensor adanya polusi udara.

Alat ini akan ditempatkan pada lima titik di kawasan JSC yakni Shooting range, Main stadion, Aquatiq Stadion, Atletik Stadion dan Volley Ball.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Ruslan mengatakan alat ini nantinya akan digunakan untuk memberikan peringatan sedini mungkin dan mendeteksi kabut asap, suhu udara, panas dan kelembapan sehingga pemerintah bisa melakukan upaya pencegahan jika terjadi kebakaran ataupun hujan yang berlebih,” jelasnya.

Sensor cuaca tersebut diharapkan dapat membentuk sebuah strategi untuk menanggulangi masalah kabut asap kebakaran hutan, serta sebagai mitigasi polusi udara dan kabut asap sehingga bisa tercipta udara yang segar dan bersih dengan tingkat kesehatan bisa meningkat.

melalui alat tersebut juga dapat meningkatkan hubungan baik dengan daerah-daerah yang ada di sekitar di Sumsel, acara pemasangan sensor cuaca ini akan menjadi landasan bagi upaya tersebut.

” ini adalah satu langkah kecil bagi Asian Game 2018 di Palembang tetapi ini bisa menjadi suatu langkah besar bagi Indonesia, Asean dan dunia pada umumnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, Sejak satu tahun yang lalu hingga sekarang Center for Research on IOT telah membentuk tim gabungan dan sebuah keluarga yang mendedikasikan diri untuk menggunakan data sensor telemetry untuk Asian Games 2018 dan kepentingan publik di Sumsel khususnya Indonesia umumnya. (juniara)

Artikel Terkait