PALI — Menanggapi pidato kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Selasa (16/8) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Heri Amalindo, mengharapkan kepada segenap masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk tetap bersatu, meski kondisi perekenomian saat ini sedang menurun.

Hal itu disampaikan kepada sejumlah awak media usai mendengarkan pidato Presiden Jokowi, di Ruang Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten PALI di Jalan Pian Komperta Pendopo, (16/8). “Tadi, Bapak Presiden berpesan kepada masyarakat harus bersabar menghadapi kondisi ekonomi yang sedang mengalami penurunan yang cukup drastis. Harga karet yang anjlok, harga-harga kebutuhan pokok yang mahal dan lain sebagainya. Untuk itu, kami berharap agar masyarakat khususnya di Kabupaten PALI bisa bersatu untuk mengatasi permasalahan yang mendera di Indonesia,” ujar Heri Amalindo.

Lebih lanjut, suami dari Hj. Sri Kustina ini menambahkan dalam menyelesaikan setiap permasalahan haruslah dengan kepala yang dingin. “Kemudian, kita harusnya dalam setiap menyelesaikan masalah harus melalui musyawarah dan kepala dingin. Karena, dengan musyawarah maka kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, dan masalah yang kita hadapi pasti terpecahkan,” tambahnya.

Heri Amalindo berpesan kepada warganya di Kabupaten PALI agar mengisi hari kemerdekaan RI yang ke-71 ini dengan kegiatan yang positif dan membangun daerah. “Ayo bersama-sama kita bangun kabupaten PALI ini. PALI bukan milik Bupati, PALI juga bukan milik Wakil Bupati tetapi PALI adalah milik kita bersama. Oleh karena itu, mari kita bangun daerah kita ini dengan pembangunan dan kreativitas para generasi mudanya. Sehingga bisa mewujudkan PALI Cemerlang, Sumsel Gemilang,” pungkasnya. (yudhi)

RelatedPost