Laskarwongkito.com – Sebagai kota dengan pertumbuhan paling pesat di kawasan Sumatera, Palembang  kini menjadi incaran bagi para investor dan pelaku bisnis lainnya. Termasuk keberadaan taksi online Uber yang kini juga ikut hadir merambah di Palembang.

Kamu tentu sudah paham jika Uber sendiri adalah aplikasi pemesan kendaraan yang punya jargon “Everyone’s private driver” dan telah beroperasi di 43 negara di dunia.

Ilustrasi-Uber-Taxi-Istimewa-Telegraph

(sumber foto: solopos.com)

Aplikasi yang ditawarkan perusahaan ini memang serupa dengan Grab Taxi yang sudah lebih dulu meluncur, yaitu menawarkan kemudahan pemesanan kendaraan lewat aplikasi.

Tapi, jika Grab Taxi bekerjasama dengan perusahaan taksi, Uber memilih untuk bekerjasama dengan perusahaan rental mobil eksklusif. Kerja sama ini memungkinkan Uber menawarkan mobil-mobil sekelas Mercedes Benz S Class, Hyundai Sonata, Nissan Teana, dan Toyota Alphard sebagai sarana kendaraan umum.

Perbedaan lainnya terletak pada proses pembayaran. Jika aplikasi pemesan taksi lainnya memperbolehkan pembayaran menggunakan uang tunai. Sementara itu, Uber hanya menerima pembayaran menggunakan kartu, baik kredit ataupun debit. Tapi, saat pertama login, aplikasi ini tetap meminta akun kartu kredit pengguna dan tidak dapat memproses kartu debit yang berlogo Visa atau MasterCard sekalipun.

Uber juga menawarkan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang karena bisa mengetahui lokasi mobil Uber berada, nama pengemudi, sekaligus rating pengemudi yang dinilai oleh penumpang-penumpang sebelumnya . Semua bisa dilihat pada aplikasi mobile-nya.

Walaupun menawarkan mobil-mobil mewah untuk ditumpangi oleh pengguna Uber, tarif yang diberlakukan untuk layanan transportasi eksklusif ini tidak lebih mahal dibandingkan ongkos taksi.

Aplikasi pemesanan asal San Fransisco ini memiliki tiga indikator untuk menghitung tarif perjalanan secara keseluruhan, yakni biaya rental kendaraan, waktu tempuh dan jarak tempuh. Menilik informasi tersebut, Uber terlihat memiliki lebih banyak perhitungan untuk tarif perjalanan.

Namun, biaya untuk masing-masing indikator itu ternyata lebih murah. Uber hanya membebankan Rp 3.000 untuk biaya rental kendaraan, sementara untuk biaya per menit dihargai Rp 300, dan jarak per kilometer ditarik biaya Rp 2.000,44.

Perlu diingat, biaya akhir Uber secara keseluruhan dapat lebih tinggi dari biasanya pada waktu tertentu, semisal saat jam sibuk. Jadi, penghitungan akhir Uber akan diketahui ketika perjalanan telah benar-benar berakhir, dan bukannya pada awal pemesanan.

Selain itu, Uber juga membebankan biaya Rp 30.000 bagi pengguna yang membatalkan pemesanan. Tarif minimum yang diterapkan Uber sendiri dalam satu kali perjalanan adalah Rp 3.000.

Agar bisa menarik minat konsumen, Uber mengupayakan agar tarif yang dipatok tetap terjangkau. Aplikasi ini tersedia untuk Android dan iOS. Nah bagaimana, apakah kamu semakin tertarik? (red/dil)

Artikel Terkait